20.1 C
New York
Sabtu, April 18, 2026
BerandaPeristiwaAsyik, Guru PAUD di Cilegon Bisa Sarjana dengan Biaya Murah

Asyik, Guru PAUD di Cilegon Bisa Sarjana dengan Biaya Murah

-

CILEGON, SSC – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon berkerja sama dengan Univeritas Bina Bangsa akan memberikan kemudahan kepada ratusan guru PAUD di Kota Cilegon yang belum menyelesaikan masa pendidikanya Sarjana S1 di bidang PAUD. Sebab, Pemkot Cilegon akan memberikan kemudahan untuk guru PAUD dengan memberikan kemudahan pembayaran SPP hanya Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta per semester.

Walikota Cilegon, Helldy Agustian mengatakan, dalam rangka meningkatkan profesinalisme para guru PAUD, Pemkot Cilegon telah menjalin MoU (Momerandum Of Understanding) dengan Univeristas Bina Bangsa untuk memberikan kemudahan bagi para guru PAUD yang ingin melanjutkan kuliah SI dengan biaya murah.

“Jadi yang belum sarjana bisa melanjutkan kuliah di Bina Bangsa dengan biaya SPP hanya Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta per semester. Tapi khusus untuk jurusan PAUD. Nanti kita minta, Bina Bangsa ada jurusan PAUD,” kata Helldy kepada awak media usai melantik Pengurus Himpaudi Kota Cilegon Periode 2022-2024 yang digelar di Aula Diskominfo Kota Cilegon,” Kamis (10/2/2022).

Meski Pemkot Cilegon telah menjalin MoU dengan Bina Bangsa, lanjut Helldy, ia meminta agar Bina Bangsa bisa menambah satu jurusan khusus untuk para guru PAUD di Cilegon agar bisa menyelesaikan kuliah.

Menanggapi hal ini, Ketua Pengurus Himpunan Pendidik dan Tenaga Pendidik Anak Usia Dini (Himpaudi) Kota Cilegon periode 2022- 2024 Ika Agustiya mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Pemkot Cilegon yang ingin membantu para guru PAUD yang belum sarjana bisa mendapat gelar S1 jurusan guru PAUD.

“Bagus sekali dan kami (Guru PAUD) sangat dukung. Karena hampir 30 persen dari 1.000 guru PAUD belum memiliki gelar SI.

“Bagus baget jika itu bisa terealiasi. Karena 30 persen lagi guru PAUD di Cilegon belum memiliki gelar S1. Dan sudah ada surat himbauan juga dari pusat agar seluruh guru PAUD memiliki gelar,” jelasnya.

Menurut Ika, selama ini Kota Cilegon belum memiliki program seperti ini. Program tersebut sempat ada namun itu juga milik Pemprov Banten di tahun 2014.

“Baru di Pemprov Banten aja yang ada program beasiswa bagi guru PAUD. Kalau untuk Cilegon belum pernah ada sama sekali,” pungkasnya. (Ully)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen