Kapolres Cilegon, AKBP Sigit Haryono dan anggota memeriksa pemudik dan memerintahkan putar balik saat di dekat Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Rabu (12/5/2021). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Upaya pemudik motor mengelabui petugas kepolisian dengan kucing-kucingan masuk ke Pelabuhan Merak, Kota Cilegon tampaknya kandas. Mereka sebelum masuk ke pelabuhan yang banyak bersembunyi di pinggir jalan disisir petugas.

Penyisiran yang dilakukan pada Rabu (12/5/2021) sekitar pukul 05.15 WIB dipimpin langsung oleh Kapolres Cilegon, AKBP Sigit Haryono. Kapolres yang saat itu bersama belasan anggota menyisir pemudik dengan berjalan kaki dari pintu masuk pelabuhan hingga ke arah Rumah Makan Simpang Raya, Kecamatan Pulomerak.

Sejumlah pemudik motor yang duduk di pinggir jalan tepat di depan Kantor BPTD Banten disuruh putar balik petugas. Saat itu, Kapolres Sigit yang melihat motor dengan pita hijau meminta pemudik berhenti. Namun pemudik tidak menghiraukan dan langsung ngacir terbirit-birit.

Baca juga  200 Balita di Merak Alami Gizi Buruk

“Pitanya itu, pitanya itu hijau. Woi berhenti,” seru Kapolres.

Personel pun langsung mengejar para pemudik. Mobil operasional Kapolres dan
mobil pengurai massa Raisa turut dikerahkan untuk mengejar.

Petugas kepolisian memeriksa handphone pemudik yang di dalamnya terdapat grup whatsapp mudik

Sejumlah pemudik motor yang ada disekitar lokasi di dekat Terminal Terpadu Merak juga diminta berhenti sebelum disuruh putar balik. Disitu, dua pemudik motor diberhentikan saat ingin kabur dari kejaran petugas.

“Kamu lari kenapa. Kenapa lari? Mau mudik kemana?, ” tanya Kapolres.

Pemudik itu pun menjawab “Mau mudik ke Lampung,” ujarnya.

Kapolres kemudian menjawabnya, “kan mudik sudah dilarang, kan sudah tahu,” tuturnya.

Saat itu, Kapolres langsung memerintahkan anggota untuk mengecek handphone pemudik yang diduga kuat nekad mudik lewat Pelabuhan Merak karena terprovokasi pesan ajakan mudik bareng lewat whatsapp grup.

Baca juga  1,5 Tahun Corona, Belasan Ribu Karyawan di Kabupaten Serang Kena PHK dan Dirumahkan

Saat handphone pemudik dicek oleh petugas ditemukan grup WA pemudik. Petugas kemudian menyuruh mereka untuk memutar balik.

Petugas Kepolisian kemudian melanjutkan penyisiran ke arah Rumah Makan Simpang Raya. Disitu, petugas langsung menyuruh pemudik untuk putar balik dan tidak menyeberang untuk mudik. (Ronald/Red)