20.1 C
New York
Rabu, Mei 13, 2026
BerandaPeristiwaCuaca Buruk, Bongkar Muat di Pelabuhan Merak Sempat Tersendat

Cuaca Buruk, Bongkar Muat di Pelabuhan Merak Sempat Tersendat

-

CILEGON, SSC – Cuaca buruk yang terjadi diperairan Selat Sunda sejak dari sore hari mengakibatkan akivitas dipelabuhan Merak terganggu. PT ASDP Ferry Indonesia Cabang Merak, menghentikan aktivitas bongkar muat penumpang di semua dermaga pada pada Kamis (22/12/2022) sore.

Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Maritim Serang, Tarjono mengatakan, berdasarkan prediksi yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Banten,  cuaca ekstrim mulai terjadi sejak Rabu (21/12/2022) hingga Sabtu (31/12/2022) mendatang.

“Berdasarkan hasil prediksi dan pres rilis yang dilakukan oleh BMKG pusat, memamg, kondisi cuaca menjelang natal agak ekstrim,” kata Tarjono saat dikonfirmasi Selatsunda.com,” Kamis (22/12/2022).

Ia menambahkan, untuk gelombang tinggi di wilayah Pelabuhan Merak dan Bakauheni untuk saat ini berkisar 1,25 hingga 1,5 meter.

“Jadi katagori sedang. Yang membuat ombak di Pelabuhan Merak kencang, memamg terpantau anginya cukup kencang, kecepatan angin sendiri bisa mencapai 20-25 not,” tambah Tajono.

Terkait cuaca ektrem yang terjadi diperairan Banten, Tarjono juga menyebut setiap hari memberikan informasi terkait prakiraan cuaca pelayaran Merak-Bakauheni.

“Untuk keputusan terakhir (pelayaran) pada pengelola pelabuhan, dalam hal ini untuk penyebrangan Merak-Bakauheni adalah BPTD (Balai Pengelola Transportasi Darat,” jelasnya.

“Jadi BMKG, memberikan informasi yang memamg sudah peringatan dini seprti itu, dan memang keputusan terakhir ada di pengelolaan Pelabuhan. Apakah Kapal-kapal yang sedang sandar itu, bisa diberangkatkan atau menunggu kondusif,” imbuh Tarjono.

Lebih lanjut, Tarjono mengaku menyiapkan mobil posko cuaca di Pelabuhan Merak. Untuk hasil pantauan sore hingga malam ini, ombak di Pelabuhan Merak cukup tinggi.

“Setiap harinya, kami (BMKG) terus menberikan informasi terkait prakiraan cuaca di Pelayaran Merak-Bakauheni. Namun, keputusan akhir ada di pihak pengelol pelabuhan. Apakag kapal-kapal yang bersandar itu bisa diberangkatkan atau menunggu kondusi kondusif,” pungkas Tarjono. (Ully/red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2