Ketua DPD Partai Gerindra Banten, Desmond J Mahesa diwawancara di kediamannya Rumah Aspirasi Partai Gerindra Banten, Kota Serang, Selasa (28/7/2020). Foto Ronald/Selatsunda.com

SERANG, SSC – Ketua DPD Partai Gerindra Banten, Desmond J Mahesa mengatakan, Bakal Calon (Bacalon) Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang diusung Partai Gerindra maju di 4 daerah Pilkada di Banten diminta untuk benar-benar turun ke masyarakat. Bacalon yang ingin menang jangan hanya duduk seperti seorang raja yang memegang kekuasaan tapi tidak melihat rakyatnya.

Menurut Desmond, sampai saat ini kepala daerah ataupun wakil kepala daerah yang memimpin daerah bak seorang penguasa. Menurutnya, para bacalon partai yang ingin menjadi seorang pemimpin justru harus dekat dan turun mendengar suara rakyatnya.

“Bisa nggak jadi bapak dari masyarakat?. Bisa nggak memanusiakan rakyat yang ada di daerahnya?. Jangan dia merasa (bacalon) jadi raja. Raja harus dekat dengan rakyatnya. Hari ini bupati walikota merasa raja. Jangan dia datang dilayani,” ujar Desmond ditemui di Rumah Aspirasi Partai Gerindra Banten, Kota Serang, Selasa (28/7/2020).

Kata Desmond, memang bacalon untuk menjadi seorang pemimpin tidak mudah meyakinkan rakyatnya. Saat ini, bacalon yang diusung partai harus bisa meyakinkan masyarakat dengan perbuatan riil bukan omongan saja.

Baca juga  PT Krakatau Posco Tingkatkan Mutu Pendidikan di Kota Cilegon

Itu dibuktikan saat dirinya berhasil duduk tiga kali di parlemen. Baik sebagai Anggota DPR RI dari Dapil Banten pada Pileg 2014 dan 2019 serta Anggota DPR RI dari Dapil Kalimantan Timur pada Pileg 2009.

“Saya di Kaltim bukan kampung saya, saya terpilih. Dua kali terpilih di Banten, saya terpilih. Tapi kan kita harus apa adanya. Apakah orang Banten bisa diyakinkan, kan ngga. Meyakinkannya dengan perbuatan dengan keiklasan bikan dengan omongan,” paparnya.

Selain turun ke bawah untuk pemenangan pilkada, kata Desmond, partai-partai koalisi juga harus turun membantu bacalon. Menurutnya, kemenangan bukan hanya ditentukan Gerindra saja tetapi juga mesin parpol koalisi dan tim pemenangan bacalon.

Bagi Gerindra, lanjut dia, baik parpol koalisi maupun tim pemenangan seluruhnya harus bergerak bersama dan bersatu. Jika tidak maka Bacalon yang diusung bakal percuma.

Baca juga  Gawat! Ruang Isolasi Pasien Corona di Trans Hotel Cilegon Overload.

“Gerindra bukan apa-apa tanpa didukung (partai) yang lain. Gerindra bukan apa apa tanpa didukung masyarakat. Gerindra yang saya pimpin di Banten, bagaimana mendengar. Makanya kita tidak pernah putus melakukan aksi sosial. Makanya, saya jaga betul itu,” terangnya.

“Jadi tanpa koalisi berkerja maksimal,  masyarakat mendukung, yach percuma,” ucap Desmond kembali.

Untuk diketahui, ada tiga bacalon kepala dan wakil kepala daerah yang diusung Gerindra dan parpol koalisi lainnya di 3 dari 4 pilkada di Banten. Di Pilkada Kota Cilegon, Partai Gerindra bersama Golkar, NasDem dan PKB mengusung kadernya, Sokhidin menjadi Bacalon Wakil Walikota Cilegon mendampingi Bacalon Walikota dari Golkar, Ratu Ati Marliati.

Sementara Gerindra di Pilkada Kabupaten Serang bersama Partai Demokrat mengusung Bacalon Bupati Serang, Nasrul Ulum dan Bacalon Wakil Bupati Serang, Eki Baihaki.

Pada Pilkada Kota Tangerang Selatan, Partai Gerindra dan PDIP mengusung Bacalon Walikota dan Wakil Walikota Tangsel, Muhamad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo. (Ronald/Red)