Warga di Perumahan Citra Gading, Kota Serang yang terdampak banjir dievakuasi, Kamis (3/12/2020). Foto Ronald/Selatsunda.com

SERANG, SSC – Hujan deras yang terjadi dari Rabu (2/12/2020) malam hingga dini hari tadi di Kota Serang merendam ratusan rumah warga di Perumahan Citra Gading, Kecamatan Cipocok Jaya. Banjir terjadi akibat air kali meluap.

Salah seorang warga, Hadit (39) mengaku, banjir masuk ke rumah warga mulai terjadi pukul 04.30 WIB. Banjir di Blok rumah tempatnya tinggal, kata dia mencapai 1 meter. Yang terparah ada di Blok lain hingga mencapai 2 meter. Sedikitnya air hujan yang meluap menyebabkan sekitar 120 rumah warga di tiga Blok kebanjiran.

“Yang terendam ada sekitar 120 lebih, dan itu di tiga blok aja yang terendam. Tapi yang paling para ada di blok z tingginya sampai 2 meter,” ungkapnya, Kamis (3/12/2020).

Baca juga  Kembangkan Emping di Pabean, Pemkot Cilegon Dirikan Sentra IKM

Banjir air hujan yang meluap diakibatkan volume air yang mengalir dari kali di sekitar perumahannya tidak tertampung. Kemungkinan air hujan meluap kiriman dari Baros, Kabupaten Serang.

“Kemungkinan air ini dari aliran kali dari Kecamatan Baros, soalnya saya lihat airnya itu meluap sangat besar dan tanggulnya juga tidak kuat menahan itu,” tuturnya.

Ia berharap, kepada Pemerintah kota (Pemkot) Serang segera menangani masalah banjir. Paling tidak ada bantuan tenda untuk mengevakuasi warga yang terdampak.

“Saya berharap sih, pemerintah setempat untuk segera meperbaiki aliran kali itu, karena selama ini penyebab bajir ya dari situ. Dan setiap tahunya pasti saja terjadi banjir,” tandasya.

Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang Diat Hermawan menjelaskan ada sekitar 103 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir.

Baca juga  Cabuli Anak Pacar Sendiri, Pria di Cilegon Dibekuk Polisi

“Sekitar 103 KK, tetapi data itu belum semua semua. Hanya itu saja yang lain petugas sudah monitoring,” terangnya.

Ia mengungkapkan, banjir di wilayah Kecamatan Cipocok Jaya harus diantisipasi. Aliran air hujan ini juga patut diwaspadai karena banjir di faerah lain seperti di Sawah Luhur, Kasemen, Kota Serang, bisa terjadi dan memungkinkan lebih tinggi.

“Kemungkinan siang ini air sudah sampai di wilayah Sawah Luhur, dan ini harus diwaspadai,” paparnya. (Ronald/Red)