20.1 C
New York
Minggu, Mei 31, 2026
BerandaPeristiwaDisperindag Banten Sebut 36 Produk UMKM Banten Masuk Go Internasional

Disperindag Banten Sebut 36 Produk UMKM Banten Masuk Go Internasional

-

TANGERANG, SSC – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Banten mencatat ada 36 produk UMKM di Banten telah masuk Go Internasional.

Hal ini terungkap dalam acara Temu Wicara Ekspor dan Deklarasi Kesepakatan Bersama Mendorong Akselerasi Ekspor Banten yang digelar di salah satu mall di Kabuoaten Tangerang yang digelar selama 2 hari, Sabtu (20/5/2023) dan Minggu (21/5/2023) kemarin.

Kepala Disperindag Banten, Babar Suharso mengatakan, potensi UMKM di Banten sangat luar biasa. Apalagi, 50 persen pelaku UMKM di Banten di dominasi oleh industri makanan. Disusul lagi industri garmen dan pakaian.

“Selama ini kami sudah meluluskan 3 angkatan untuk go internasional. Dalam menjalin kerjasama ini, kami (Disperindag Banten) pun telah bekerjasama dengan 130 negara untuk membantu pelaku UMKM di Banten,” kata Babar kepada Selatsunda.com,” Sabtu (20/5/2023).

Babar menambahkan, bahwa pihaknya membantu Industri Kecil Menengah (IKM) dan UMKM agar bisa menembus pasar ekspor, dengan cara melakukan pelatihan dan coaching ekspor program yang dilakukan sejak Maret sampai Desember 2021.

Para pelaku usaha yang mengikuti program ini, nantinya akan mendapatkan pelatihan mengurus izin dokumen ekspor, sampai dipertemukan dengan pembeli. Salah satunya adalah dengan usaha kecil pembuat bubuk dan minyak cokelat, yang tembus ke belasan negara.

“Bukan hanya teori, langsung ditemuin dengan pembeli luar negeri, difasilitasi. Dibimbing cara menghadapi buyer, cara nego, cara transaksi, cara pembayaran yang terjamin dan aman segala macem, dikawal sama Kemendag dan Kemenlu,” ujar Babar.

Kata Babar, pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu cara dalam meningkatkatkan kualitas pemasaran secara online. Dimana peran serta teknologi tidak bisa terlepas dalam upaya untuk mempermudah pemasaran juga untuk memperkuat daya saing Koperasi dan UKM di dalam menuju digitalisasi pasar menuju UKM Go International.

Sementara itu, Kepala Kpw Bi Banten, Imaduddin Sahabat menjelaskan, BI Banten mendorong penjualan melalui platform online di berbagai marketplace yang ada. Selain itu, beberapa UMKM juga telah memiliki website tersendiri untuk menjual produk-produk mereka. Hal ini sejalan dengan perkembangan teknologi dan tren konsumen yang semakin mengandalkan belanja online.

“Dukungan penjualan online sangat penting untuk memperluas jangkauan pasar UMKM Banten. Dengan menggunakan platform online, UMKM dapat menjangkau konsumen di berbagai wilayah, bahkan hingga mancanegara. Kami juga berupaya memberikan dukungan dalam hal digitalisasi dan pemasaran agar UMKM dapat memanfaatkan potensi internet secara maksimal,” ujarnya.

Melalui Karya Kreatif Banten 2023, Bank Indonesia dan berbagai pihak terkait berharap dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mempromosikan kekayaan kreatif Banten. Acara ini tidak hanya menjadi wadah untuk memamerkan produk-produk unggulan UMKM, tetapi juga sebagai sarana untuk memperluas jaringan bisnis dan mendukung pengembangan sektor kreatif di provinsi ini.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung dan memajukan sektor UMKM di Banten. Melalui Karya Kreatif Banten dan kerja sama lintas sektor, kami ingin menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan dan inovasi UMKM. Dengan memperkuat sektor kreatif, kami yakin dapat meningkatkan daya saing ekonomi Banten secara keseluruhan,” pungkasnya. (Ully/red). 

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2