Wakil Ketua I DPRD Kota Cilegon, Hasbi Sidik saat diwawancara di DPRD Kota Cilegon,” Kamis (29/7/2021). Foto : Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Wakil Ketua I DPRD Kota Cilegon, Hasbi Sidik mengingatkan Pemkot Cilegon untuk membantu pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah. Hal ini disampaikan mencegah pertambahan jumlah warga miskin dimasa pademi Covid-19 (Virus Corona).

“Logikanya jika PPKM ini terus dilanjutkan otomatis akan berdampak pada banyaknya warga miskin di Cilegon. Kenapa begitu? Karena ada pembatasan kegiatan kegiatan,” kata Hasbi kepada Selatsunda.com ditemui di DPRD Kota Cilegon, Kamis (29/7/2021).

Menurut Hasbi, pemkot semestinya dapat berpihak melihat kondisi lesunya ekonomi para pelaku UMKM. Karena pelaku UMKM tergolong masyarat yang terdampak langsung pandemi.

“Yang musti dilakukan oleh pemerintah dengan kondisi ini, dengan cara menggerakkan kembali pelaku UMKM tersebut. Dengan cara apa? Minimal usaha mereka dijual menggunakan sistem digitalisasi dan sistem marketingnya pun perlu diperbaiki,” ujar Hasbi.

Baca juga  Demo Hari Tani, Mahasiswa Cilegon Soroti Lahan Pertanian Menyusut Akibat Industri

Memang, diakui Hasbi, perkiraan akan adanya pertambahan penduduk miskin akibat pandemi Covid-19 ini hampir terjadi di seluruh daerah termasuk di Cilegon. Oleh karena itu, pemerintah harus segera memperhatikan keberlangsungan usaha pelaku UMKM.

“Sektor informal butuh dibantu pemkot. Sistem Marketing dan digitalisasinya pun perlu digencarkan lagi. Karena, kondisi seperti ini, peran pemerintah yang paling ditunggu oleh para pelaku UMKM. Artinya kalau tidak ada usaha untuk mengurangi kemiskinan, maka akan naik di tahun-tahun mendatang. Dan hal ini yang musti diantisipasi,” lanjut Hasbi.

Mengenai bantuan untuk para pelaku UMKM, Hasbi juga meminta dipercepat. Karena kondisi saat ini bantuan stimulus sangat mendesak saat ini.

Baca juga  Jelang Pemilu 2024, Partai-partai baru Sowan ke KPU Cilegon

“Perlu dipercepat lah bantuan dari pemerintah itu. Anggaranya kan banyak. Karena ini sifatnya emergency. Tapi yang penting jangan melanggar aturan. Mereka juga butuh makanan. Jangan ditunda-tunda lagi,” pungkasnya. (Ully/Red)