20.1 C
New York
Senin, Mei 25, 2026
BerandaPeristiwaHadapi Nasib Tak Pasti, Tenaga Honorer Non Database Minta Bantuan DPRD Cilegon

Hadapi Nasib Tak Pasti, Tenaga Honorer Non Database Minta Bantuan DPRD Cilegon

-

CILEGON, SSC – Tenaga honorer yang tergabung dalam Tenaga Honorer Non Database BKN Gagal CPNS mendatangi Kantor DPRD Kota Cilegon, Kamis (25/9/2025). Mereka datang meminta bantuan kepada wakil rakyat agar bisa masuk data base PPPK Paruh Waktu.

Ketua Aliansi Honorer Non Data Base Gagal CPNS Kota Cilegon, Faturohmi menjelaskan, kedatangan perwakilan tenaga honorer ini, untuk menyampaikan aspirasi ke Komisi I DPRD agar membantu 160 tenaga honorer tak masuk data base gagal CPNS ini bisa masuk ke dalam data base PPPK Paruh Waktu.

“Masalah yang kita sampaikan ini adalah pada saat itu tidak bisa daftar di tahap 2. Karena memang NIK kita sudah terpakai saat daftar CPNS di 2024 lalu. Sebelum kami daftar CPNS, sebelumnya tidak ada informasi dari BKSDM Cilegon bahwa akan ada seleksi PPPK tahap 2.

“Setelah beberapa bulan kemudian, saat kita ikut tes CPNS ada seleksi PPPK tahap 1 dan tahap 2. Tahap 1 untuk data base R1 dan R2, dan tahap 2 non data base,” kata Faturohmi kepada Selatsunda.com, Kamis (25/9/2025).

Menurutnya, jika berdasarkan syarat masuk data base PPPK paruh waktu, tenaga honorer ini masuk dalam katagori data base. Sebab, jika dilihat syarat, minimal bekerja selama 2 tahun bekerja dan aktif.

“Akan tetapi pada saat seleksi tahap ke-2 kami tidak bisa ikut. Karena NIK sudah digunakan di Agustus saat ikut CPNS. Kendalanya ada di sana. Makannya kami tidak bisa masuk data PPPK. Berbeda dengan data base. Kalau yang data base itu sudah dikhususkan sekalipun ikut CPNS sampai tahap SKD sudah garansi paruh waktu. Ada aturannya. Tapi untuk yang data base tidak ada aturan,” terangnya.

“Kalau kami tahu ada seperti ini, kami ga bakal ikut CPNS. Karena memang informasinya untuk  yang ikut ini akan jadi PPPK paruh waktu, ga ada ini informasi seperti ini,” jelasnya.

Ia pun memohon kepada Komisi I DPRD Kota Cilegon untuk membantu ratusan tenaga honorer non data base gagal CPNS agar bisa diterima dan masuk dalam data base PPP paruh waktu.

Di tempat yang sama, Ketua Komisi I DPRD Kota Cilegon, Ahmad Hafid mengaku baru mengetahui adanya persoalan tenaga honorer yang tidak masuk data base gagal CPNS di Kota Cilegon.

“Saya minta kepada teman-teman untuk tetap optimis karena tidak harus jalannya lewat itu. Kami akan agendakan akan melakukan pertemuan dan koordinasi dengan pihak BKSDM Kota Cilegon, mudah-mudahan ada jawaban yang memuaskan. Karena dari teman-teman lewat kirim data kemarin paruh waktu tadi di info bisa masuk lewat walikota mengajukan dari nama-nama itu,” pungkas Hafid. (Ully/Red)

Administrator
Administratorhttps://selatsunda.com
Selatsunda.com adalah portal berita yang menyajikan informasi terkini, baik peristiwa, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, maritim dan lifestyle di Banten maupun Nasional.
- Advertisment -DEWAN 2