CILEGON, Selatsunda.com – Polres Cilegon melakukan pengecekan peralatan dan perlengkapan dalam rangka tanggap kebencanaan menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diprediksi BMKG terjadi 15-21 Oktober 2022.
Kasat Samapta Polres Cilegon, AKBP Khoirul Anam mengatakan, berbagi persiapan menghadapi cuaca ekstrem telah dilakukan pihaknya. Diantaranya memeriksa peralatan tanggap kebencanaan mulai perahu karet, perlengkapan Apar (Alat Pemadam Kebakaran), alat berat, senso, gergaji, golok dan peralatan lainya.
“Berkaitan dengan cuaca buruk, kita (Polres Cilegon,red) seperti arahan Pak Kapolres Cilegon (AKBP Eko Tjahyo Untoro) dalam menghadapi cuaca ekstrem di Cilegon, perlengkapan dan peralatan sudah kami periksa sesuai dengan kebutuhanya,” kata Khoirul Anam kepada Selatsunda.com, Selasa (18/10/2022).
Selain peralatan dan perlengkapan, sambung Anam, pihaknya juga telah memetakan beberapa wilayah di Kota Cilegon berpotensi terjadi bencana. Yakni, wilayah Mancak, Kabupaten Serang dan Cinangka berpotensi bencana tanah longsor dan pohon tumbang. Kedua, wilayah Kecamatan Ciwan dan Kecamatan Cibeber berpotensi bencana banjir.
“Setiap harinya teman-teman Sabara Polres Cilegon melakukan patroli yang kita beri nama PSPR (Patroli Sambang Pos Ronda),” sambung Anam.
Kata Anam, pihaknya telah secara masif memberikan imbauan waspada bencana kepada publik melalui konten kreatif di media sosial.
“Beberapa meme himbauan telah kami informasikan kepada publik di media sosial sehingga masyarakat waspada terhadap bencana Siklon Tropis Sonca,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Anam, pihaknya juga tak lupa mengingatkan kepada seluruh personel untuk berkoordinasi dengan instansi terkait serta seluruh elemen masyarakat dalam tanggap kebencanaan.
“Jalin hubungan yang harmonis guna penanganan bencana dan warga masyarakat,” pungkas Anam. (Ully/Red)

