20.1 C
New York
Kamis, April 30, 2026
BerandaPemerintahanJaga Iklim Investasi, Timpora Cilegon Perkuat Pengawasan Warga Negara Asing

Jaga Iklim Investasi, Timpora Cilegon Perkuat Pengawasan Warga Negara Asing

-

CILEGON, SSC – Kantor Imigrasi Kota Cilegon melaksanakan rapat koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora), Selasa (14/10/2025). Rapat koordinasi digelar untuk mengoptimalkan sinergi Timpora dalam meningkatkan pengawasan orang asing di Kota Cilegon.

Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kota Cilegon, Irwan Purnama mengatakan, pembentukan Timpora diamanatkan dalam Pasal 69 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Tugasnya untuk mengawasi tenaga kerja asing secara terkoordinasi.

“Untuk pengawasan orang asing bisa dibentuk tim pengawasan orang asing, tingkat pusat, kota hingga kecamatan. Ini rapat koordinasi untuk pelaksanaan pengawasan orang asing supaya lebih efektif untuk pengawasan orang asingnya,” ujar Irwan kepada awak media.

Irwan menjelaskan, pengawasan orang asing sangat penting karena tujuannya untuk mendukung iklim investasi di Cilegon. Ia menerangkan, dalam menjalankan fungsi pelayanan keimigrasian diberlakukan kebijakan selektif atau selective policy. Di mana WNA yang masuk ke Indonesia memberikan manfaat.

“Salah satu tugas imigrasi salah satu mendukung untuk iklim investasi. Kita harus ada juga selektif policy, mendatangkan orang asing yang bermanfaat untuk Indonesia,” ucapnya.

Sejauh ini, kata Irwan, pengawasan warga negara asing di  Kota Cilegon berjalan kondusif.

“Untuk Cilegon sendiri kondusif, kita koordinasi jalan terus,” terangnya.

Irwan menyatakan, meski tidak merinci berapa banyak tenaga kerja asing di Cilegon namun seluruhnya terdata.

“Kalau untuk detailnya, angka pastinya kita belum ada. Nanti kita lihat data,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seluruh WNA terdata yang masuk di Cilegon. Setiap pekan, pihaknya rutin melakukan pengawasan di perusahaan. Bahkan untuk meningkatkan pengawasan, pihaknya telah membuat peta kerawanan.

“Semua terdata, dari Imigrasi sendiri pun kami setiap minggu rutin melakukan pengawasan ke tiap perusahaan. Kita sudah membuat peta kerawanan, dengan peta kerawanan ini seluruh di Cilegon, kita buatkan peta, berapa jumlah TKA, kawin campur dan sebagainya, semua warna negara asing yang memiliki izin tinggal, menetap di Cilegon, sudah kami data,” ucapnya.

Dari keseluruhan tenaga kerja asing yang terdata pihaknya, kata Irwan, tenaga kerja asing yang mendominasi di Cilegon berasar dari Negara Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan Korea Selatan. Kebanyakan mereka bekerja sebagai tenaga ahli untuk instalasi peralatan mesin.

“Itu (mayoritas) untuk engineering, mereka spesialis di bidangnya. makanya kerap kali dipakai di perusahaan tertentu, contoh mesinnya dari negara china, perlu transfer knowledge,” pungkasnya.

Dalam rapat koordinasi Timpora tersebut, turut hadir Badan Kesbangpol Kota Cilegon, Disdukcapil Kota Cilegon, Balai Karantina Kesehatan Banten, Ditpolair Polda Banten, BIN Banten, Bais Banten, Polres Cilegon, Kodim Cilegon dan Kejari Cilegon. (Ronald/Red)

Administrator
Administratorhttps://selatsunda.com
Selatsunda.com adalah portal berita yang menyajikan informasi terkini, baik peristiwa, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, maritim dan lifestyle di Banten maupun Nasional.
- Advertisment -DEWAN 2