CILEGON, SSC – Ceceran pasir yang berlokasi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) kerap memakan korban jiwa karena kecelakaan tunggal. Bahkan, pada Sabtu (30/1/2022) sudah 9 korban kecelakan akibat ceceran pasir tersebut.
Atas kejadian ini, Tim Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Cilegon melakukan pembersihan atas ceceran pasir tersebut.
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Cilegon, Lela Suleha mengatakan, adanya ceceran pasir ini karena adanya laporan dari Walpri Wakil Walikota Cilegon, Sanuji Pentamarta pada malam hari banyak korban jiwa akibat ceceran pasir tersebut.
“Karena laporan banyak korban jiwa, kami pun langsung melakukan pembersihan jalan yang ada ceceran pasir tersebut. Apalagi, kami memiliki tupoksi penanggulangan pelayanan non kebakaran,” kata Lela kepada Selatsunda.com,” Senin (31/1/2022).
Lela menambahkan, pembersihan jalan ini dikerjakan hampir 2,5 jam. Dimulai dari pukul 21.30 WIB hingga 02.30 WIB dini hari. Pembersihan JLS ini menggunakan alat sederhana.
“Selama 2,5 jam kami berhasil membersihkan ceceran pasir hingga ketebalan 5-10 centimeter. Alat sederhana kami gunakan untuk membersihkan JLS,” tambahnya.
Ia mengungkapkan, sebanyak 16.000 liter air yang digunakan untuk membersihkan ceceran pasir di JLS.
“Dua unit pemadam dan 1 suplay air yang kita butuhkan untuk membersihkan ceceran pair. Dalam hal ini, kami pun cukup menyayangkan dari Dinas Perhubungan (Dishub) maupun Dinas Lingkungan Hidup (DLH) justru peka dalam aksi yang kami lakukan ini. Semestinya, mereka (Dishub dan Dinas LH) hadir. Dishub ini kan punya tugas mengatur lalu lintas sedangkan LH bisa menyiapkan alat kebersihanya. Tapi, pada kenyataanya hanya kami (Disdamkar dan LSM) yang bekerja keras dalam membersihkan bekas ceceran pasir,” ungkap Lela.
Lela berharap, kedua dinas tersebut bisa sama-sama bersinergi dengan Dinas Pemadam Kebaran untuk melakukan kerjasama dalam membersihkan JLS dari kondisi tersebut.
“Kita sih berharap kedua dinas ini ikutlah membantu kami. Kami ini tugasnya hampir 24 jam. Jadi perlu sama-sama koordinasilh antar dinas,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Ops Pemadaman dan Kesiapsiagaan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Cilegon, Nanung Eko Siswanto berdasarkan data yang dimiliki Disdamkar Kota Cilegon, ada 3 titik jalan yang perlu diwaspadai akibat ceceran pasir. Yaitu, Kampung Denok, Kilometer 1 Jalan Lingkar Selatan (JLS) dan Lingkungan Curug, Kelurahan Bagendung.
“Beberapa titik ini yang memang perlu diantisipasi. Apalagi, untuk motor kasihan bisa kebalik kalau melintas jalan di sana. Apalagi kalau kondisi malam da hujan,” pungkasnya. (Ully/Red)

