20.1 C
New York
Minggu, Mei 31, 2026
BerandaMaritimJelang Nataru 2023, Kapal Penyeberangan di Pelabuhan Merak-Bakauheni Jalani Ramp Check

Jelang Nataru 2023, Kapal Penyeberangan di Pelabuhan Merak-Bakauheni Jalani Ramp Check

-

CILEGON, Selatsunda.com – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VIII Provinsi Banten mulai melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi penyelenggaraan angkutan Natal dan Tahun Baru 2023. Salah satunya, kapal-kapal yang melayani penyeberangan di Pelabuhan Merak telah menjalani ramp check.

Kepala BPTD Banten, Handjar Dwi Antoro mengatakan, ada dua pemeriksaan kelaikan yang telah dijalani pihaknya di Pelabuhan Merak. Keduanya itu yakni memeriksa kelaikan kapal penyeberangan dan sarana dan prasarana di pelabuhan. Menyangkut ramp check kapal, kata Handjar, pihaknya memeriksa sebanyak 64 kapal yang tersedia di Pelabuhan Merak-Bakauheni.

“Kapal yang di ramp check totalnya ada 64 kapal, ada beberapa yang masih docking. Jadi dari 64 kapal bagi 2, ada yang di ramp chekc di Merak dan sebagian tugas BPTD Lampung Bengkulu di Bakauheni,” ujarnya, Jumat (11/11/2022).

Sejauh ini, ramp check kapal sudah hampir rampung. Hanya tinggal beberapa kapal saja yang masih dalam proses uji kelaikan.

“Semua ramp check di BPTD Banten sudah 100 persen. Sisanya di BPTD Lampung, mungkin tinggal beberapa kapal lagi,” tuturnya.

Selain melakukan uji kelaikan kapal, BPTD Banten juga tengah menyiapkan skema pengoperasikan kapal-kapal besar manakala pada saat Angkutan Nataru 2023 terjadi kepadatan. Dari 64 kapal yang tersedia, 60 persen kapal diantaranya kapal-kapal berkapasitas besar akan disiapkan untuk Nataru.

“Kita di saat Nataru akan menggunakan pola padat. Tidak ada lagi pola normal, sedang dan padat. Saat ini (sebelum Nataru) pola normal tapi saat Nataru, kita langsung pakai pola padat. Artinya kita mengerahkan kapal-kapal besar. Kapal kecil sementara tidak dioperasikan dulu. Kapal besar jumlahnya 60 persen lah,” terangnya.

Handjar menyatakan, persiapan dan skema ini baru sebatas persiapan awal yang dilakukan di internalnya menghadapi angkutan Nataru 2023. Dalam waktu dekat, BPTD Banten akan melakukan rapat koordinasi dengan stakeholder membahas banyak hal berbagai persiapan. Baik menyangkut pengecekan tiket, pendirian pos pelayanan terpadu, pengaturan arus lalu lintas baik di jalan arteri, jalan tol hingga masuk pelabuhan.  Kemudian pembahasan nanti juga menyangkut opsi pengoperasikan 3 pelabuhan barang di Banten ketika Pelabuhan Merak terjadi antrean.
Begitu juga hal penting lainnya mengenai sosialisasi masif pembelian tiket elektornik Ferizy. Karena dari arahan Kemenhub, pengguna jasa yang menyeberang harus sudah memiliki tiket elektronik sebelum masuk ke pelabuhan.

“Ticketing ada kebijakan dari pusat diupayakan kendaraan yang masuk itu sudah bertiket, strateginya apakah akan cek poin di cikuasa atas atau yang belum memiliki tiket akan dibalik kanankan atau akan dilayani disitu. Karena pengalaman dahulu mereka yang belum memiliki tiket memaksa untuk masuk dan akhirnya penumpang seolah-olah antre berjam-jam padahal dia tidak bertiket,” terangnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2