20.1 C
New York
Sabtu, Februari 21, 2026
Beranda Peristiwa Kapal Nelayan KM Marina 7 Terbakar di Perairan Cilegon, 1 Orang ABK...

Kapal Nelayan KM Marina 7 Terbakar di Perairan Cilegon, 1 Orang ABK Dilaporkan Meninggal, 2 Hilang

0
172

CILEGON, SSC – Kapal nelayan KM Marina 7 mengalami kecelakaan laut di Perairan Barat Pulau Ular, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Kamis (19/2/2026). Kapal tersebut mengalami kebakaran.

Dilaporkan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten pada hari pertama operasi pencarian, ada sebanyak 31 orang yang menjadi korban dalam persitiwa tersebut. Dari jumlah tersebut, 28 orang berhasil diselamatkan, 1 orang dinyatakan meninggal dunia dan 2 orang masih dalam pencarian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad mengatakan, peristiwa kebakaran kapal tersebut terjadi di sekitar Pulau Ular pada koordinat 5°57’5.40″S – 105°54’32.82″E. Para korban selamat terdiri dari nakhoda, perwira kapal, serta anak buah kapal (ABK) yang berhasil dievakuasi oleh unsur terkait.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Andi alias Ombor, yang merupakan ABK kapal tersebut. Sementara itu, dua ABK lainnya, Rendi dan Ahmad, hingga saat ini masih dalam status dalam pencarian (DP).

Ia menyatakan, pelaksanaan operasi SAR dimulai pada pukul 09.45 WIB, ketika Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 milik Basarnas Banten bergerak menuju lokasi kejadian perkara (LKP), bersamaan dengan personel Unit Siaga SAR Merak yang menuju Dermaga Lanal Banten.

“Sekitar pukul 09.50 WIB, personel tiba di dermaga dan langsung berkoordinasi dengan unsur terkait untuk pendataan korban yang telah dievakuasi, yakni 28 orang selamat dan satu korban meninggal dunia,” ujarnya.

Amrad mengungkapkan, pada pukul 11.44 WIB, RIB 02 Banten tiba di lokasi kejadian dan langsung melakukan upaya pencarian terhadap dua korban yang masih hilang. Hingga berita ini diturunkan, operasi SAR masih terus berlangsung dengan mengerahkan unsur laut guna menyisir perairan sekitar lokasi kebakaran kapal.

“Seluruh unsur SAR akan terus melakukan pencarian secara maksimal dengan mengutamakan keselamatan personel di lapangan, serta berharap kedua korban yang masih hilang dapat segera ditemukan,” paparnya. (Ronald/Red)