20.1 C
New York
Minggu, Juni 14, 2026
BerandaKesehatanKedua Kalinya, Pasangan 'Aje-Kendor' Tak Divaksin Corona. Apa Penyebabnya?

Kedua Kalinya, Pasangan ‘Aje-Kendor’ Tak Divaksin Corona. Apa Penyebabnya?

-

SERANG, SSC – Untuk kedua kalinya, pasangan ‘Aje Kendor’ kembali tak di vaksin covid-19 (virus corona). Tak divaksinya pasangan ‘Aje Kendor’ ini, lantaran ada beberapa kendala.

Walikota Serant Syafrudin mengaku untuk kedua kalinya, dirinya tidak mendapat jatah vaksin covid-19, lantaran memiliki penyakit tekanan dari tinggi.

“Tekanan darah tadi 130/86 ini normal, tapi gula darah 290 ini tinggi, jadi tidak bisa,” kata Syafrudin kepada awak media di RSUD Kota Serang,” Selasa (9/2/2021).

Atas kondisinya ini, pihak dokter menyarankan jika dirinya untuk menjaga kesehatan dengan mengatur pola makan dan pola tidur. Selain itu, pihak dokter pun merekomendasi dirinya untuk istirahat dan kembali ke RSUD pada 1 Minggu 10 hari.

“Makan diatur jangan sembarangan, istirahat nanti kalau gula darah sudah normal balik lagi dan divaksin,” ujarnya.

Di lokasi yang sama, Wakil Walikota Serang, Subadri Ushuluddin tak menampik jika dirinya pada hari ini, Selasa (9/2/2021) tak divaksin Covid-19 karena memiliki penyakir jantung.

“Sekarang mah belum (di suntik vaksin). Saat ini saya sedang mengkonsumsi obat pengencer darah. Padahal sudah senang besok mau di vaksin ternyata engga bisa,” ujar Subadri.

Sementara itu, Kepala Dinkes (Kadinkes) Kota Serang, M Ikbal menerangkan, pada hari ini, jadwal vaksinasi tahap kedua untuk walikota, wakil walikota dan unsur Forkopimda di Kota Serang. Akan tetapi, walikota dan wakil walikota Serang untuk kedua kalinya, belum bisa divaksin.

“Untuk pak wali dan pak wakil walikota pada hari ini belum bisa di vaksin. Rencananya akhir februari, makanya kita mau selesaikan dulu untuk nakes,” ujarnya.

Perlu diketahui, pada hari ini, pejabat yang menerima vaksin covid-19, yaitu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang Nanang Saefudin, Kepala DPKAD Kota Serang Wachyu Budi Kristiawan, dan Kepala Dinas (Dinkes) Kota Serang M. Ikbal.

“Bagian dari bahwa vaksin itu aman selama memang hasil pemeriksaan dokter. Sudah mendapatkan sertifikat nya (vaksinasi),” pungkas Nanang. (SSC-03/Red).

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen