20.1 C
New York
Jumat, April 17, 2026
BerandaPemerintahanKendalikan Banjir, Pemkot Serang Bangun 4 Titik Embung

Kendalikan Banjir, Pemkot Serang Bangun 4 Titik Embung

-

SERANG, SSC – Banjir setiap tahunnya melanda Kota Serang. Sejumlah titik selalu menjadi langganan banjir. Seperti banjir yang menerjang Perumahan Citra Gading, Kota Serang.

Pada Kamis (3/12/2020), perumahan yang ada di Kelurahan Cipocok, Kecamatan Cipocok Jaya ini kembali banjir. Penyebabnya air hujan yang mengalir dari anak sungai/kali disekitar tak tertampung dan meluap. Warga pun meminta agar penanganan banjir dapat menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Serang.

“Saya berharap sih, pemerintah setempat untuk segera memperbaiki aliran kali itu. Karena selama ini penyebab banjir ya dari situ. Dan setiap tahunnya pasti saja terjadi banjir,” ucap Hadit (39), warga Citra Gading yang terdampak banjir.

Mengenai itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang, Ridwan mengatakan, upaya pengendalian banjir di Kota Serang sudah dilakukan. Saat ini, DPUPR secara jangka panjang tengah merencanakan untuk membuat embung penampungan air di 4 titik di Kota Serang.

“Untuk jangka panjang, kita sedang merencanakan pengendali banjir atau plat control atau embung. Seperti tandon air lah. Kita baru merencanakan membuat 4 titik embung,” ungkapnya dikonfirmasi, Jumat (4/12/2020).

Titik embung pertama rencananya akan di bangun di wilayah Tembong untuk pengendalian banjir di Citra Gading dan sekitarnya. Selama ini, kata dia, banjir di Citra Gading acapkali terjadi akibat luapan air hujan dari pertemuan dua anak sungai yakni Sungai Cipageran dan Sungai Cigeblak. Maka dari itu perlu dibuatkan embung dilokasi tersebut.

Selanjutnya kata dia, titik embung yangkedua akan dibangun di sekitar wilayah Kota Serang Baru (KSB). Embung akan dibangun disitu untuk mengendalikan banjir sekitar Ciwaru mulai dari saluran di Depag (Kemenag), Untirta hingga ruko KSB.

Sementara dua titik lainnya juga akan dibangun di sekitaran perumahan BIP, Kelurahan Unyur serta di wilayah Kelurahan Sumur Pecung.

Saat ini, rencana pembangunan keempat embung tersebut dalam proses pembuatan Studi Kelayakan atau Feasibility Study (FS).

“Kita baru FS-nya dan menentukan titiknya dahulu. Nanti lahan dan sebagainya, kita harus melakukan pengadaan lagi,” paparnya.

Selain secara jangka panjang, lanjutnya, pengendalian banjir juga telah dilakukan Pemkot Serang dengan jangka pendek. Kata dia, pengendalian banjir secara jangka pendek itu diantisipasi dengan normalisasi sungai.

Meski memang sungai dan anak sungai menjadi kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian (BBWS C3) Provinsi Banten, lanjutnya, pemkot tetap berkoordinasi. Bahkan koordinasi dilakukan hingga usulan pelebaran jembatan untuk meminimalisir banjir.

“Sekarang (banjir) seperti di Citra Gading, hambatannya kan di jembatan. Karena jembatan agak menyempit, sehingga genangan air melebar (meluap). Nah kita lihat, status jalannya itu provinsi, dan kita usulkan untuk jembatan dilebarkan,” pungkasnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen