Manajer Divisi Administrasi dan Procuremen PT MFI, Adi Suryadinata didampingi Kebid Penempatan Tenaga Kerja pada Disnaker Kota Cilegon, Ade Setiana memberi keterangan kepada media saat di Disnaker Cilegon, Senin (15/11/2021). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – PT MC PET Film Indonesia (MFI) memberi klarifikasi kepada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon kaitan perekrutan tenaga kerja di area ekspansi pabriknya.

Manajer Divisi Administrasi dan Procuremen PT MFI, Adi Suryadinata mengatakan, klarifikasi tenaga kerja tersebut sehubungan dengan kunjungan Disnaker ke perusahaan pada Jumat, 12 November 2021 lalu. Adi menerangkan, perusahaan dalam merekrut tenaga kerja telah memprioritaskan tenaga kerja lokal seperti di area pabrik yang saat ini diekspansi. Dari jumlah 69 tenaga kerja yang direkrut, 70 persen diantaranya berasal dari Kota Cilegon.

“Pada tahun 2021 ini, MFI telah menerima sebanyak 69 orang karyawan operator yang komposisinya lebih dari 70 persen adalah warga lokal masyarakat Kota Cilegon. Jumlah tersebut telah mencukupi untuk mengisi kebutuhan karyawan dalam rangka operasional pabrik baru yang segera beroperasi dalam waktu dekat,” ujar Adi ditemui di Kantor Disnaker Cilegon, Senin (15/11/2021).

Baca juga  Komunitas Difabel di Cilegon Butuh Perda Pelindungan Disabilitas

Kaitan dengan adanya informasi yang beredar di masyarakat bahwa perluasan pabrik baru merekrut 500 karyawan, kata Adi, jumlah tersebut merujuk kepada prediksi jumlah secara keseluruhan karyawan MFI sejak berdiri tahun 1995 sampai pembangunan pabrik baru dan operasional, selesai.

“Jadi kalau dijumlah tenaga kerja sejak awal pabrik operasi dan hingga penambahan ini (project ekspansi pabrik) tidak sampai 500 tenaga kerja. Jangankan 500 orang, apalagi 5.000 orang tidak mungkin. Jadi saat ini di area ekspansi yang telah kita rekrut 69 orang,” terangnya.

Adi menjelaskan, selama ini perusahaan dalam proses rekrutmen telah menyebarluaskan informasi dan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada lingkungan masyarakat sekitar untuk bisa mendaftar. Hal itu mengikuti saran yang disampaikan oleh Disnaker yang meminta perusahaan untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal.

“Disnaker selalu menghimbau kepada semua perusahaan agar setiap kebutuhan tenaga kerja harus dilaporkan kepada Disnaker untuk kemudian dipublikasikan atau mengambil dari database yang sudah ada, yang kemudian mereka serahkan data para pelamar dari Cilegon ke perusahaan untuk diseleksi sesuai kriteria yang dibutuhkan, selanjutnya perusahaan akan memproses dari data yang dikirimkan Disnaker tersebut,” terangnya.

Baca juga  Tembok Penahan Tanah di Cupas Kulon Grogol Ambrol

Sementara, Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja pada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon, Ade Setiana mengatakan, MFI sudah menindak lanjuti kaitan rekrutmen tenaga kerja di area pabrik baru perusahaan. Ia mengimbau agar seluruh perusahaan di Cilegon termasuk MFI tetap mengikuti aturan ketenaga kerjaan dengan selalu melaporkan data tenaga kerja yang direkrut.

“Kunjungan kami sudah ditindak lanjuti. Setiap rekrutmen harus dilaporkan kepada kita. Karena data laporan itu yang kita ingin update terus. Hampir tiap tahun, kita ingatkan ke seluruh perusahaan untuk dilaporkan,” pungkasnya. (Ully/Red)