CILEGON, SSC – Kodim 0623 Cilegon mulai memetakan 2 (dua) dari 5 (lima) kecamatan yang berada berada di wilayah Kabupaten Serang rawan konflik menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang akan digelar pada 3 November mendatang.
Dandim 0623 Cilegon Letnan Kolonel Armed Rico Ricardo Sirait mengatakan, dua kecamatan yang menjadi rawan konflik yakni, Kecamatan Bojonegara dan Kecamatan Anyar.
“Untuk Kecamatan Bojonegara, kasusnya antara saudara sendiri yang berdebat. Sedangkan untuk di Kecamatan Anyer salah satu calon kepala desa yang persyaratanya tidak memenuhi syarat oleh KPU tapi bersikekeh ingin tetap mendaftar ingin jadi calon pilkades,” kata Rico kepada Selatsunda.com,” Jumat (1/11/2019).
Rico menambahkan, pada penyelenggaran Pilkades ini, Kodim Cilegon menyiapkan 142 personel yang terlibat mengamankan jalanya pemilihan kepala desa. Personel disebar di beberapa kecamatan, yakni, Kecamatan Bojonegara, Kecamatan Puloampel, Kecamatan Anyer, Kecamatan Cinangka dan Kecamatan Mancak.
“Untuk penyebaran personil sudah dilakukan sejak 28 Oktober hingga 14 November mendatang,” tambahnya.
Ia berharap, dengan pengamanan yang dilakukan jajaran Kodim Cilegon dan Polres Cilegon penyelenggaraan Pilkades di Kabupaten Serang tetap terjaga dan aman tanpa ada kejadian yang tidak diinginkan. (Ully/Red)

