20.1 C
New York
Kamis, April 30, 2026
BerandaPeristiwaMahasiswa Demo di DPRD Cilegon, Angkat Wacana Penundaan Pemilu Hingga Isu Lokal...

Mahasiswa Demo di DPRD Cilegon, Angkat Wacana Penundaan Pemilu Hingga Isu Lokal Pengangguran

-

CILEGON, SSC – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa se-Kota Cilegon menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gedung DPRD Kota Cilegon, Selasa (12/4/2022) siang. Dalam aksi tersebut, mahasiwa menyampaikan sejumlah tuntutan mulai dari kaitan wacana perpanjangan masa jabatan presiden tiga periode dan isu penundaan pemilu. Mereka juga menyampaikan aspirasi terkait isu lokal menyangkut program penyerapan tenaga kerja yang dicanangkan Walikota dan Wakil Walikota, Helldy Agustian-Sanuji Pentamarta, belum berjalan optimal.

Salah seorang mahasiswa, Hani mengatakan, pengangguran masih menjadi satu masalah yang belum bisa dituntaskan di Cilegon. Menurutnya, upaya pemerintah menekan angka pengangguran belum sama sekali terlihat. Karena Cilegon yang banyak industri malah sulit mendapatkan lapangan pekerjaan.

“Katanya Cilegon banyak industri. Tapi kenapa banyak mencari lapangan pekerjaan? Kalau begini kondisinya, masyarakat kita mau makan apa?,” kata Hani dalam orasinya.

Mahasiswa menuntut agar Pemerintah dapat lebih serius mengatasi masalah pengangguran. Meski dari 8 kota/kabupaten di Banten, angka pengangguran Cilegon turun menjadi 10,13 persen. Menurutnya, angka pengangguran Cilegon masih tinggi.

“Semenstinya Pemkot Cilegon jangan bangga dulu dengan penurunan angka pengangguran ini. Semestinya, Pemkot Cilegon bisa lebih serius lagi bagaimana tingkat pengangguran di Cilegon bisa berkurang,” tutur Heni.

Oleh karenanya, mahasiswa meminta agar DPRD Cilegon objektif terutama mengkaji LKPj Walikota Cilegon 2021. Mereka meminta dewan memberikan rekomendasi objektif kepada Walikota terkait bahan evaluasi pendapatan daerah yang tidak sesuai dan belanja yang tidak maksimal.

Dikonfirmasi terkait tuntutan tersebut usai menemui massa aksi, Ketua DPRD Kota Cilegon, Isro Mi’Raj sangat mengapresiasi aspirasi yang disampaikan mahasiswa. Ia berjanji, DPRD akan mendukung dan mengawal semua janji kampanye yang telah dijanjikan oleh Helldy-Sanuji saat Pilkada 2020 lalu.

“Saya berjanji akan objektif mengawal semua janji-janji kampanye Helldy-Sanuji. Janji kampayne itu merupakan dokumen sakral yang harus direaliasikan. Memang tidak ada pidana apapun jika tidak merealisasi janji tersebut, tapi pidana moral dan beban moral ke masyarakat,” tegas Isro. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2