CILEGON, SSC – Polres Cilegon menerjukan personel untuk menjaga arus pemudik yang akan melewati Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) di wilayah Bojonegara, Kabupaten Serang. Penjagaan diperketat terkait larangan mudik bagi pemudik yang menyeberang dari Pulau Jawa menuju Sumatera lintasan Pelabuhan BBJ Bojonegara-Panjang, Lampung.
Kasatlantas Polres Cilegon, AKP Ali Rahman menegaskan, jika Pelabuhan BBJ hanya dapat mengangkut bahan baku bukan untuk mengangkut penumpang di dalam kendaraan yang akan mudik.
“Pelabuhan BBJ hanya untuk mengangkut barang bukan mengangkut penumpang di dalam kendaraan. Apabila ditemukan kendaraan umum atau yang mengangkut penumpang untuk mudik, maka akan disuruh putar balik atau kembali ke daerah asalnya,“ kata Ali saat terkonfirmasi,” Jumat (24/4/2020).
Ali menambahkan, saat ini pihaknya telah melakukan penyekatan di tiga titik wilayah hukum Cilegon. Tiga penyekatan yaitu di Gerem bawah, Gerem Atas, Merak dan Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ).
“Pemudik dari Pulau Jawa dengan tujuan Sumatera, check point nya berada di depan Pelabuhan Merak. Sehingga diharapkan tidak akan ada kendaraan yang lolos untuk mudik ke kampung halamannya,” ungkapnya.
Lokasi penjagaan disekitar Pelabuhan Merak fokus di Gerbang Tol (GT) Merak, Gerem Bawah dan di pintu masuk pelabuhan. Jika ada kendaraan pemudik, maka akan disuruh putar balik.
“Pemudik dari Pulau Jawa yang menuju Sumatera, etape terakhirnya ada di Merak, ada beberapa cara bertindak dan polanya. Bahwa terindentifikasi kendaraan pemudik, itu kita kembalikan, harus putar balik,” terangnya.
Ali menegaskan, jika pihaknya tidak akan memberi kesempatan bagi siapapun yang tidak mematuhi aturan dari pemerintah untuk tidak mudik Lebaran bahkan hingga menggunakan jalur tikus sekalipun.
“Jadi peprindahan moda transportasi AKAP sudah dihentikan, kalau akdp masih bisa kita laksanakan, kecuali ke wilayah Tangerang Raya. Karena kan enggak mungkin nyeberang sendiri, enggak usah kucing-kucingan,” pungkasnya. (Ully/Red)

