CILEGON, SSC – Pemkot Cilegon terus mempertahankan predikat Kota Layak Anak (KLA). Saat ini Kota Cilegon meraih predikat sebagai Kota Layak Anak tingkat Madya.
Wakil Walikota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo mengatakan, untuk mempertahankan predikat Kota Layak Anak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat bergerak cepat dalam memenuhi hak-hak anak. Seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) agar bisa bekerja memenuhi jalan dengan kebutuhan anak. Kemudian, Dinas Pendidikan juga harus bisa meningkatkan pendidikan untuk anak.
“Semua stakholder harus sama-sama berbarengan bekerja sama agar Kota Cilegon bisa mempertahankan Kota Layak Anak. Dinas PUPR, Dinas Perkim, Dinas Pendidikan harus bisa bergerak cepat. Ngga ada dinas di depan atau dinas di belakang. Semua harus berjalan berdampingan,”kata Fajar, Belum lama ini ditulis Selatsunda.com, Sabtu (26/7/2025).
Disingung apakah Cilegon bisa menjadi Kota Layak Anak, Fajar pun meminta agar semua dinas tidak reaktif melainkan preventif. Fajar pun mengakui pada saat ia dan Walikota Cilegon, Robinsar dilantik, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan melibatkan para guru dan PGRI untuk melakukan skrining kepada anak-anak yang menjadi korban pelecehan.
Senada dengan Fajar, Kepala DP3AP2KB Kota Cilegon Lia Mahatma menjelaskan, saat ini Pemprov Banten tengah melakukan penilaian kepada Pemkot Cilegon agar bisa meningkat menjadi katagori Nidya.
“Bukan berarti Cilegon sudah KLA jadi kita sempurna. Karena ada 10 kriteria yang harus kita lalui. Diantaranya, hak-hak anak harus terpenuhi, bagaimana peran dari Dinas Sosial untuk anak-anak tidak mampu,” ucapnya.
“Dinas PU bagaimana kebutuhan perlindungan anak dibuat zebra cros. Untuk anak disabilitas, bagaimana Dinas PU membuat jalan kejut untuk anak disabilitas, bahkan ada jalan khusus sepeda,” sambungnya.
Lia pun berharap, semua OPD bisa bersama-sama bahu membahu mewujudkan Cilegon menjadi Kota Layak Anak Tingkat Nidya.
“Karena ini bukan tugas kami (DP3AP2KB) saja. Tapi semua pihak harus berkaloborasi mewujudkan Cilegon menjadi Kota Layak Anak,”pungkasnya. (Ully/Red)

