Otoritas Pelabuhan dan Operator Kapal di Pelabuhan Merak menggelar doa bersama, Kamis (5/1/2023). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Otoritas pelabuhan dan operator kapal yang ada di Pelabuhan Merak menggelar doa bersama, Kamis (5/1/2023). Kegiatan doa bersama yang dirangkai dengan pemberian santunan anak yatim ini dilaksanakan untuk meminta keselamatan memulai awal tahun sekaligus menutup momentum Pelaksanaan Angkutan Natal dan Tahun Baru 2023.

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VIII Banten Handjar Dwi Antoro mengatakan, Angkutan Nataru dari tanggal 17 Desember 2022 hingga 4 Januari 2023 telah selesai dilaksanakan dengan baik. Handjar mengakui saat pelaksanaan Nataru terjadi sejumlah kejadian baik itu cuaca buruk dan kendaraan yang tercebur dan terguling di Pelabuhan Merak. Oleh karena terdapat sejumlah kejadian, doa bersama digelar untuk memohon keselamatan Tuhan Yang Maha Esa.

Baca juga  Empat Kecamatan di Cilegon Berpotensi Terjadi Pergerakan Tanah, Ini Wilayahnya

“Kami bersama stakeholder yang ada di Merak mengadakan isitighosah atau doa bersama dengan harapan Pelabuhan Merak diberi keselamatan, kelancaran dan (petugas) dapat melaksanakan tugas tugas masyarakat lebih baik lagi,” ujar Hanjar.

Hanjar menyatakan, secara umum pelaksanaan angkutan Nataru berjalan maksimal. Namun ada beberapa hal yang dievaluasi. Diantaranya evaluasi insiden kecelakaan terkait truk yang mengangkut melebihi kapasitas.

“Memang ada tata cara pemuatan yang tidak benar, itu menjadi proses evaluasi kami. Kita sudah menegur operator kapal dan pelabuhan, tidak ada korban jiwa, itu yang penting,” terangnya.

Kemudian pihaknya juga akan melakukan evaluasi terkait antisipasi dalam menghadapi cuaca buruk. Hal ini penting karena menyangkut keselamatan pelayaran.

“Kedepan kami lebih waspada lagi khusunya dalam hal yang terkait faktor keselamatan pelayaran,” tuturnya.

Baca juga  Ini Pesan Walikota Cilegon Helldy Agustian untuk PPPK yang Dilantik

Sementara, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Merak, Togar Napitupulu menyatakan, doa bersama digelar untuk memohon keselamatan di Penyeberangan Selat Sunda.

Togar menjelaskan, kejadian kecelakaan yang terjadi belum lama ini di Pelabuhan Merak, karena faktor alam dan cuaca. Oleh karena itu, perlu dilakukan doa bersama agar kejadian tersebut tidak kembali terjadi.

“Kejadian itu, perlu kita garis bawahi. Kejadian kecelakaan itu karena faktor alam, cuaca. Makannya kita lakukan Istighosah dan berdoa untuk memohon kepada Tuhan agar tidak kembali terjadi. Apalagi sebentar lagi, kita akan dihadapi Lebaran 2023 mendatang,” jelas Togar.
(Ully/Red)