CILEGON, SSC – Pekerjaan perbaikan Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon menyebabkan kemacetan yang luar biasa. Perbaikan jalan ini pun dikeluhkan warga karena menganggu aktivitas mereka.
Pantauan Selatsunda.com di lokasi, kemacetan panjang terjadi dari lampu merah PCI lajur kiri arah Cilegon dari Ciwandan. Kemacetan kendaraan ini kurang lebih 3 kilometer. Tak hanya macet, jalanan menjadi becek dan kotor sehingga para pengendara harus berhati-hati.
Salah satu pengguna jalan, Roni mengaku sangat terganggu dengan perbaikan jalan tersebut. Ia baru bisa keluar dari kemacetan 1,5 jam.
“Macet parah banget ini. Yang biasanya saya hanya menempuh beberapa 20 ke arah Tol Cilegon Timur karena perbaikan jalan ini bisa mencapai 1,5 jam,” kata Roni kepada Selatsunda.com di JLS,” Kamis (2/12/2021).
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang atau DPUTR Kota Cilegon Retno Anggraeni menjelaskan, pekerjaan jalan ini dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat berupa Penanganan Banjir Satker Pjn Wilayah I Provinsi Banten
“Kalau dari komunikasi Satker Pjn Wilayah I Provinsi Banten ke kami (Dinas PU) Cilegon, hanya memperbaiki jalan saja. Rupanya perbaikan jalanya sampai membobok jalan. Mereka dadakan dan gak ada konfirmasi lagi ke kami. Makannya ini saya mau tanya ke mereka gimana maksudnya. Karena komunikasi awal gak begini,” ujar Retno.
Ia mengungkapkan, perbaikan jalan ini untuk membuat saluran drainase.
“Karena sering banjir makannya mau buat drainase,” ungkapnya.
Kanit Keselamatan ada Polres Cilegon Ipda Deni Mulyana untuk mengurai kemacetan di JLS, Satlantas Polres Cilegon memberlakukan rekayasa jalan sehingga bisa mengurai kemacetan panjang. Ini karena, hanya ada 1 jalur untuk kendaraan bisa masuk.
“Mungkin lampu merah dari serdang di aktifkan kembali sambil nunggu dari BPTD. Untuk sementara kita bongkar dulu jalan melalui BPJS untuk mengurangi kemacetan,” jelas Deni.
Deni mengaku, Satlantas Polres Cilegon tidak diberitahu oleh pihak proyek pekerjaan adanya perbaikan jalan ini.
“Sementara blm (ada pemberitahuan) baru dikonfirmasi sama dari pihak pekerja atau kontraktornya,” pungkasnya. (Ully/Red)

