20.1 C
New York
Sabtu, April 18, 2026
BerandaPeristiwaPeredaran Tramadol dan Hexymer di Cilegon Kian Marak, Mayoritas Pengguna Pelajar

Peredaran Tramadol dan Hexymer di Cilegon Kian Marak, Mayoritas Pengguna Pelajar

-

CILEGON, SSC –  Obat ilegal atau obat-obatan keras daftar G jenis tramadol dan hexymer kian marak beredar di Kota Cilegon. Mayoritas pengguna obat-obatan ini didominasi oleh kaum pelajar.

Kepala BNNK Cilegon Raden Fadjar Widjanarko menjelaskan, kedua obat dikonsumsi pelajar karena dijual dengan harga cukup murah. Untuk per 3 strip, obat itu  dibanderol harga Rp 10 ribu.

“Dengan harganya yang murah, karena itu banyak pengguna khususnya pelajar banyak meminati obat-obatan ini. Apalagi, penjualan kedua obat ini juga bisa dipesan melalui medsos online,” kata Raden kepada Selatsunda.com ditemui usai kegiatan Penggarapan Kampung Keluarga Berkualitas (KB) di salah satu hotel di Kota Cilegon, Rabu (9/6/2021).

Raden menyatakan, sejak Tahun 2020 hingga Mei 2021 sedikitnya 60 remaja di Kota Cilegon mendapatkan rehabilitas di kantor BNN Kota Cilegon karena tersangkut penggunaan obat terlarang. Angka tersebut diperkirakan dia jauh lebih tinggi karena masih banyak yang belum direhabilitasi.

“Tapi lebih banyak orangtua yang enggan menitipkan anaknya untuk kami rehab. Penyebabnya, karena orang tua malu karena kondisi ini merupakan suatu aib yang harus ditutupi,” tuturnya.

Ia menganalisa, maraknya peredaran obat di Kota Cilegon bukan tanpa dasar. Geografi Kota Cilegon terutama Pelabuhan Merak yang merupakan pintu gerbang antara Pulau Sumatera dan Jawa menjadi alasan para pelaku mengedarkan barang haram tersebut.

Oleh karena itu, untuk memberantas peredaran obat terlarang perlu kerja sama semua pihak. Termasuk meminta masyarakat turut terlibat membantu pemerintah memberantas narkoba.

“Dukungan dan penjagaan dari pihak terkait, khususnya agar peredaran obat-obatan di Cilegon bisa lebih diminimalisir. Selain itu, kami juga ingin melibatkan masyarakat untuk membantu BNN dalam menyampaikan informasi terkait adanya peredaran narkoba,” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen