Dosen di Politeknik PGRI (POLGRI) Banten berfoto bersama dengan jajaran guru SMK YP Fatahillah 2 Cilegon," Rabu (27/9/2023). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Dosen di Politeknik PGRI (POLGRI) Banten, Rabu (27/9/2023) menyerahkan satu aplikasi IT bernama E-Learning SmartEduc ke SMK YP Fatahillah 2 Cilegon, Kelurahan Citangkil, Kecamatan Citangkil.

Acara dibuka Wakil Direktur I Bidang Akademik POLGRI Solihin, serta perwakilan manajemen kampus POLGRI Banten dan juga Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum di SMK YP Fatahillah 2 Cilegon Raudlatul Jannah dan jajaran bidang kurikulum SMK YP Fatahillah 2 Cilegon.

Dosen Tetap Program Studi Managemen Informatika Politekni PGRI Banten, Reni Haerani mengatakan, sebagai bentuk Tridama Perguruan Tinggi Politeknik PGRI (POLGRI) Banten kepada masyarakat yang melingkupi pengajaran, penelitian dan pengabdian, pihaknya menyerahkan satu aplikasi E-Learning SmartEduc untuk SMK YP Fatahillah 2 Cilegon.

“Jadi dosen itu memiliki tugas Tridama (pengajaran, penelitian dan pengabdian). Dan salah satu sekarang adalah pengabdian kepada masyarakat. Dan sekarang pengabdian kami ke masyarakat dengan menyerahkan satu aplikasi eduk yang sudah kami buat dan kami berikan ke sekolah ini,” kata Reni kepada Selatsinda.com usai penyerahan.

Baca juga  Pertemuan Komwil III APEKSI di Depok, Wali Kota Helldy Ungkap Bonus Demografi 2045 Jadi Bahasan Utama

Lebih lanjut, ia menjelaskan, aplikasi yang diberikan untuk SMK YP Fatahillah 2 merupakan hasil inovasi yang dibuat oleh para dosen di Politeknik PGRI (POLGRI) Banten tapi di biayai oleh Kementerian Pendidikan dengan menggunakan dana hibah.

“Setelah kami buat aplikasi ini, akhirnya kami menyerahkan kembali aplikasi ini ke YP Fatahillah 2. Dengan aplikasi ini, kami berharap, sekolah ini bisa menggunakan aplikasi tersebut untuk kegiatan belajar mengajar baik guru maupun siswanya,” jelas Reni.

Masih kata Reni, aplikasi E-Learning dianggap sangat membantu kegiatan belajar mengajar, membantu para guru maupun para siswa di sekolah tersebut.

“Jadi, pembelajaran ada di situ, guru-guru bisa tahu kapan waktunya untuk mengajar, absensi ada di sana dan siswq pun sudah memiliki akun tersendiri untuk mendapatkan materi yang sudah di upload oleh guru,” ujarnya.

Baca juga  Pertemuan Komwil III APEKSI di Depok, Wali Kota Helldy Ungkap Bonus Demografi 2045 Jadi Bahasan Utama

Ia berharap, dengan aplikasi ini, pihak sekolah mampu mengimplementasikam teknologi ini di zaman Generasi Z.

“Mudah-mudahan guru bisa lebih familiar dengan tekhologi e-learning ini sehingga bisa meningkatkan pembelajaran guru untuk hasil akhir ke siswanya bagus,” harapnya.

Menanggapi hal ini, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMK YP Fatahillah 2 Cilegon, Raudlatul Jannah mengaku senang dengan bantuan aplikasi yang diberikan para tenaga pengajar di Poleteknik PGRI Banten. Aplikasi ini dianggap cukup membantu di tengah era gempuran digital.

“Sebenarnya kami sudah lama tidak menggubakan berbasis kertas untuk ujian dan pembelajaran. Jadi, pastinya aplikqsi ini sangat berguna untuk pembelajaran di sekolah ini,” pungkasnya. (Ully/Red)