Wakil Walikota Cilegon, Sanuji Pentamarta. (Foto Ronald/Selatsunda.com)

CILEGON, SSC – Pemerintah Kota Cilegon akan duduk bareng dengan DPRD membahas terkait janji politik dan program pada rancangan RPJMD 2021-2026 yang diminta untuk disesuaikan dengan masa kepemimpinan 3,5 tahun dari Walikota dan Wakil Walikota, Helldy Agustian-Sanuji Pentamarta. Hal ini dikatakan Wakil Walikota Sanuji menanggapi permintaan DPRD sebagaimana saran dan masukan saat berkonsultasi dengan Kemendagri, beberapa waktu lalu.

Lebih jauh Sanuji menjelaskan, dikurangi tidaknya program pada RPJMD tentu harus dibangun kesepakatan bersama antara eksekutif dan legislatif.

“Kan harus ada kesepakatan, kan nggak mungkin nggak ada kesepakatan. Kan dewan punya kewenangan menentukan kebijakan, eksekutif punya kewenangan menentukan menyusun kebijakan,” ujar Sanuji, Jumat (30/7/2021).

Sanuji mengungkapkan, jika nanti dalam kajian pansus seluruh janji politik maupun program pada RPJMD tidak dapat sepenuhnya direalisasi karena pertimbangan anggaran maka akan diputuskan bersama untuk dilaksanakan sesuai 3,5 tahun.

Baca juga  Lapas Cilegon Butuh Bantuan Pemkot  Pasarkan Hasil Karya Narapidana

“Nah itu nantinya dengan dewan. Kalau kata dewan, kita hitung bersama ternyata (pengurangan program) masuk (setelah anggaran disesuaikan), 3,5 tahun kita selesaikan semuanya,” ungkapnya.

“Kalau melihat peta anggaran seluruh target bisa masuk 3,5 tahun, tentu bagus bisa dilaksanakan. Kalau tidak masuk akan tentu dimaklumi,” sambungnya.

Saat disinggung jika eksekutif diawal-awal penyusunan Rancangan RPJMD tidak melibatkan legislatif seperti yang sempat disindir Wakil Ketua DPRD, Hasbi Sidik, Sanuji menepis hal itu. Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyatakan, prinsipnya seluruh program dalam RPJMD disusun bersama-sama.

“Nggak lah (susun RPJMD tanpa melibatkan DPRD). Bareng-bareng saja. Kan kita bareng-bareng, rapat juga selalu sama-sama,” ucapnya.

Ia berharap, pembahasan mengenai RPJMD antara eksekutif dan legislatif dapat berjalan seirama dan pada akhirnya dapat menemui kesepakatan bersama.

Baca juga  KPU Cilegon Tindak Lanjuti PAW Anggota DPRD Meninggal Dunia

“Kebijakan kan perlu meraba bareng, antara eksekutif dan legislatif. Bayangan kita begini, eksekutif begini, legislatif juga punya pandangan, insya Allah ada titik temu lah,” pungkasnya.

Pada pemberitaan sebelumnya, konsultasi Pansus DRPD Kota Cilegon dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menguak sejumlah poin penting yang dibahas mengenai Rancangan RPJMD Kota Cilegon 2021-2026.

Dalam konsultasi yang mengundang Kasubdit Perencanaan dan Evaluasi Wilayah II Ditjen Pembangunan Daerah Kemendagri, Bob Sagala turut membicarakan penyesuaian 19 program prioritas dalam RPJMD dengan masa Walikota dan Wakil Walikota, Helldy Agustian-Sanuji Pentamarta memimpin pemerintahan selama 3,5 tahun ditengah bersamaan masih terjadi pandemi Covid-19.

Hal itu mengemuka saat Wakil Ketua DPRD Cilegon, Hasbi Sidik yang memimpin rapat
menanyakannya saat konsultasi lewat daring, Rabu (28/7/2021). (Ronald/Red)