CILEGON, SSC – Pemerintah Kota Cilegon akan membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2020 di tahun ini. Pada penerimaan ini, formasi untuk tenaga teknis dan guru mendominasi.
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Cilegon, Heri Mardiana mengatakan, Pemkot Cilegon dari 1.000 lebih formasi CPNS dan PPPK yang diusulkan telah menerima jumlah yang ditetapkan oleh Kemenpan RB.
Untuk penerimaan CPNS 2020 Kota Cilegon akan dibuka sebanyak 92 formasi yang komposisinya didominasi tenaga teknis. Sementara untuk penerimaan PPPK sebanyak 604 formasi. Dimana formasi terbanyak dibuka untuk guru honorer.
“Formasi kita untuk PPPK sebanyak 604, kebanyakan dari honorer guru. Untuk guru ini 555 formasi, sisanya 49 formasi untuk tenaga teknis. Kemudian untuk CPNS sekarang ini formasi yang dibuka 92. Kebanyakan tenaga teknis, seperti tenaga komputer dan lainnya,” ujar Heri dikonfirmasi, Jumat (5/3/2021).
Ia menyatakan, Pemkot diawal usulan formasi ke Pemerintah Pusat khusus penerimaan PPPK memang dominan mengajukan untuk mengakomodir tenaga guru honorer. Hal ini untuk menyesuaikan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang PPPK di mana status tenaga honorer akan dihapuskan pada 2023. Begitu juga pengajuan tenaga teknis pada formasi CPNS diusulkan karena tenaganya masih banyak dibutuhkan.
“Dalam PP 49 tahun 2018 kan mengatur itu. Kita menunggu kebijakan pusat untuk honorer di daerah. Karena dalam PP itu, pada 2023, sudah tidak boleh ada honorer. Harapannya honorer daerah diangkat untuk PPPK,” tuturnya.
“Jadi kenapa kita mengajukan permohonan baik tenaga teknis dan guru, karena kebutuhan pegawai kita masih banyak kurang,” sambungnya.
Ia mengungkapkan, nasib sekitar 3 ribuan tenaga honorer di Cilegon diakui memang masih belum jelas. Tetapi dengan aturan PP 49 2018 diharapkan tenaga honorer bisa diangkat seluruhnya.
“Kan kebutuhan kita banyak. Kalau kita hilangkan honorer, bagaimana pelayanan kita ke masyarakat nanti, guru-guru juga terbatas. Mudah-mudahan pemerintah pusat memikirkan honorer daerah. Harapannya Jadi dengan lahir PP 49, ada kebijakan honorer diangkat secara utuh. Harapan daerah begitu,” paparnya.
Kembali mengenai penerimaan, kata Heri, pendaftaran PPPK diperkirakan akan dibuka lebih dahulu dari penerimaan CPNS. Pendaftaran PPPK dibuka pada Mei 2021 dan baru setelahnya pendaftaran CPNS.
“Kalau tidak salah pendaftaran PPPK setelah Lebaran dan CPNS setelah perekrutan PPPK. Nanti ada pemberitahuan dari pusat jadwal riilnya. Nanti kita akan diundang pusat, kita masih menunggu petunjuk dari Kemenpan RB dan BKN,” urainya. (Ronald/Red)

