20.1 C
New York
Jumat, Mei 15, 2026
BerandaPeristiwaSoal Pemecatan Yusuf Amin, Reno Yanuar: Kita Butuh Kader Perempuan Untuk Majukan...

Soal Pemecatan Yusuf Amin, Reno Yanuar: Kita Butuh Kader Perempuan Untuk Majukan Partai!

-

CILEGON, SSC –  Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Cilegon, Reno Yanuar akhirnya buka suara terkait pemecatan Yusuf Amin yang menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon yang saat ini digantikan oleh Risma Ayu.

Menurut Reno, pergantian Ketua Fraksi yang sebelumnya dijabat oleh Yusuf Amin saat ini digantikan oleh Risma Ayu ini hanya untuk penyegaran didalam tubuh partai. Pergantian didalam organisasi partai ini sudah tidak asing lagi di dunia politik.

“Itu hanya penyegaran aja hal yang biasa terjadi di dalam organisasi partai, Fraksi kepanjang tangan dari partai,” kata Reno kepada awak media ditemui usai kegiatan Gerakan Menanam Pohon dalam rangka memperingati HUT PDIP ke-48 yang dilakukan di wilayah Cikerai,” Minggu (31/1/2021).

Ia menjelaskan, alasan partai menunjuk Risma Ayu mengantikan posisi Ketua Fraksi DPRD Cilegon, karena, pihaknya membutuhkan membutuhakn sosok perempuan untuk dapat memajukan partai. Tak hanya itu, PDIP lebih mengutamakan kader perempuan untuk dapat menciptakan karyanya ditengah-tengah masyarakat.

“Meski Bu Risma (Ketua Fraksi DPRD Cilegon) baru di kancah politik, tapi bu Risma pernah menjadi kader pratama dan banyak mengikuti pelatihan-pelatihan dari partai. Kita (PDIP,red) tidak sekonyong-konyong (begitu saja) untuk mengantikan posisi seseorang. Kita ingin memberikan kesempatan untuk kader peremupan untuk lebih maju. Kita jangan membatasi pergerakan kaum perempuan di kancah politik. Saya optimis, dengan Bu Risma menjabat sebagai ketua Fraksi PDIP di DPRD Cilegon mampu menciptakan karya-karyanya untuk kesejahteraan rakyat,” jelas Reno.

Tak hanya itu, sambung Reno, sebagai partai wong cilik (partai orang kecil), PDIP harus  lebih memprioritaskan dan mengutamakan nasib masyarakat Cilegon. Terlebih lagi, pada kondisi Covid-19 ini, PDIP harus benar-benar terjun langsung merasakan kesulitan warganya.

“Kondisi covid-19 saat ini menjadi cambuk untuk PDIP agar kami tetap bekerja keras terjun langsung ke masyarakat yang terdampak pademi. Kondisi covid-19 saat ini, masyarakat menbutuhkan kita,” sambung Reno.

Reno membantah jika pencopotan Yusuf Amin ini tidak ada pemberitahuan dari pihak yang bersangkutan. Justru pihaknya sudah menyampaikan pergantian tersebut kepada Yusuf Amin.

“Oh kita sudah komunikasi sebelumnya. Bahkan, saya sudah telephone Pak Yusuf Amin. Mungkin beliau (Yusuf Amin) saat itu kondisinya sedang kurang sehat.

Pergantian pun sudah kita rapatkan. Ketika itu, Pak Seketaris DPC PDIP Cilegon Ajat Sudrajat sempat terkena Covid-19.

Sekarang ini kan Pak Yusuf Amin menjabat juga sebagai Ketua Bapilu (Badan Pemenangan Pemilu) saya ingin Pak Yusmin iniu tetap focus di partai. Dan Seperti kita ketahui, waktu Pilkada kemarin kan PDIP enggak ikut. Jadi, ini sebagai cambuk untuk kita bagaimana PDIP bisa bekerja keras agar PDIP bisa bangkit di tengah-tengah masyarakat,” pungkas Reno. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2