20.1 C
New York
Sabtu, Mei 16, 2026
BerandaPeristiwaSungai Cibanten Meluap, Belasan KK di Kasemen Kebanjiran

Sungai Cibanten Meluap, Belasan KK di Kasemen Kebanjiran

-

SERANG, SSC – Hujan deras yang mengguyur Kota Serang sejak Jumat (2/3/2021) malam mengakibatkan air sungai Ci Banten meluap. Banjir luapan air hujan ini merendam 17 kepala keluarga (KK) di Lingkungan Gedong Leles, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.

Salah satu warga perumahan Bumi Kasemen Lestari, Evie mengatakan, banjir terjadi sekitar pukul 05:30 WIB. Saat kejadian, air hujan meluap masuk kerumahnya setinggi 75 centimeter.

“Air meluap dari Sungai Ci Banten ke jalan lalu ke perumahan. Selain karena intensitas curah hujan bisa jadi karena bendungan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perundam) di Kasemen yang tidak dibuka. Jadi air meluap,” katanya kepada Selatsunda.com di temui di sekitar lokasi, Sabtu (3/4/2021).

Warga saat kebanjiran, kata dia, langsung berusaha menyelamatkan diri dan mengevakuasi barang-barang mereka

“Selain RT, RW, pihak Kelurahan, pengembangan juga sudah datang melihat lokasi. Sudah, semua langsung koordinasi dengan BPBD. Petugas juga cepat langsung bantu evakuasi warga,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, hingga pukul 14.00 WIB banjir belum juga surut. Bahkan Jalan Kronjeng yang menghubungkan antara perumahan Bumi Kasemen Lestari dengan kampung Gedong Leles pun terputus oleh banjir yang tingginya mencapai 1 meter.

Warga yang hendak menyebrang pun harus menggunakan perahu karet yang diturunkan oleh petugas. Petugas di lokasi pun terlihat turut membantu warga yang hendak menyebrang.

Sementara, Kepala BPBD Kota Serang, Diat Hermawan, membenarkan ada sekitar 15 KK di dalam perumahan dan 3 KK di Lingkungan Gedong Leles yang kebanjiran. Menurutnya, warga sudah selesai di evakuasi sejak pukul 12.00 WIB tadi.

“Alhamdulillah sudah dievakuasi semua,” terangnya.

Ia menyatakan, pihaknya bersama Tagana  mengantisipasi banjir susulan berjaga-jaga di lokasi. Sejauh ini, tenda pengungsian dan bahan pangan pun sedang disiapkan pihaknya.

“Kalau ada kesulitan pangan sedang kami siapkan, iya makanan siap jadi. Ada di tenda yang kami sedang didirikan,” ucapnya.

Upaya pengendalian banjir, kata Diat, masih dalam koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.

“Kalau untuk upaya fisik dalam menanggulangi banjir itu ada di OPD lain seperti pembuatan tanggul atau pengerukan sampah. Sekarang mah tunggu surut aja,” jelasnya.

Selain di Lingkungan Gedong Leles, perumahan Ranau Estate juga kebanjiran. Hujan yang menerjang Kota Serang juga mengakibatkab pohon tumbang di Penancangan dan Panggung Jati. Serta jalan-jalan yang tergenang air seperti di Cilame dan Cikulur. (SSC-03/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2