CILEGON, SSC – Pemerintah Kota Cilegon dibawah kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Cilegon saat ini, Robinsar dan Fajar Hadi Prabowo selain akan merealisasikan Program Beasiswa Cilegon Juare juga memastikan melanjutkan program Beasiswa Full Sarjana yang telah dijalankan pemerintahan sebelumnya. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bagian Kesra Setda Kota Cilegon, Rahmatullah.
Rahmatullah mengatakan, program Beasiswa Full Sarjana tetap dilanjutkan. Ia mengakui, dalam pemberian beasiswa tersebut terdapat keterlambatan.
Keterlambatan itu dikarenakan beberapa faktor. Pertama, terjadi pergeseran kewenangan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Cilegon ke Bagian Kesra Setda Cilegon. Kemudian faktor lainnya, pihaknya juga melakukan verifikasi kembali tekait data penerima manfaat Beasiswa Full Sarjana.

“Keterkaitan dengan program beasiswa full sarjana itu dilanjutkan. Namun saya memohon maaf memang ada keterlambatan. Pertama, karena faktor pergeseran dari Dinas Pendidikan ke Bagian Kesra. Kedua, tentunya data itu harus diverifikasi kembali oleh Bagian Kesra. Yang semula 3.946, itu setelah diverifikasi, itu kurang lebih 3.521,” ujar Rahmatullah, Selasa (24/6/2025),
Perlunya verifikasi kembali data penerima manfaat beasiswa, kata Rahmatullah, karena terdapat mahasiswa yang indek prestasi kumulatif (IPK) kurang dari tiga. Kemudian terdapat pula mahasiswa penerima manfaat beasiswa mengundurkan diri.
“Itu karena faktor, IPK-nya kurang dari tiga. Ada beberapa yang dapat beasaiswa dari lainnya, kemudian mengundurkan diri,” paparnya.
Keterlambatan pemberian beasiswa, kata dia juga disebabkan sistem SIPD mengalami masalah.
“Yang ketiga, hari ini kita ajukan, namun aplikasi SIPD ada trouble se-Indonesia. Jadi belum log in, belum bisa masuk sehingga menunggu aplikasi normal. Mau kita input susah, tidak bisa kondisinya trouble,” ungkapnya.
Saat ini selain melanjutkan Program Beasiswa Full Sarjana, kata Rahmatullah, Pemkot Cilegon dibawah kepemimpinan Robinsar-Fajar tengah menyiapkan Program Beasiswa Cilegon Juare. Program beasiswa dengan tujuan meningkatkan kualitas SDM dengan link and match pendidikan dengan industry, pada tahun ini akan menyasar 400 mahasiswa penerima manfaat. Calon mahasiswa dapat mendaftar lewat aplikasi Si Cerdas.
Program Beasiswa Cilegon Juare telah disiapkan meski saat ini aplikasi sedang disepurnakan. Pihaknya memperkirakan pendaftaran dapat diakses pada Juni atau Juli mendatang.
“Alahamdulillah semua ready, namun yang Beasiswa Cilegon Juare, aplikasi Si Cerdasnya, masih dalam penyempurnaan sehingga belum bisa diinput juga mahasiswanya. Kami berharap Juni atau Juli sudah bisa. Karena pasti banyak yang bertanya, calon masiswa di 10 PTN seperi di UI, ITB dan sebagainya. Kemudian ada 12 universtitas loal, seperti UIN, Untirta, Unival, Mangku Wiyata dan Krakatau,” ucapnya.
Program Beasiswa Cilegon Juare, kata dia, menyasar mahasiswa dengan dua jalur. Pertama dengan jalur prestasi dan kedua jalur masyarakat tidak mampu.
“Sistemnya sama untuk jalur prestasi dan jalur tidak mampu. Untuk tidak mampu harus terdaftar di DTSEN, data tunggal sosial ekonomi nasional dibawah Kementerian Sosial,” terangnya.
Ia menjelaskan Pemkot Cilegon untuk program Beasiswa Full Sarjana mengalokasikan anggaran sebesar Rp 24 miliar. Sedangkan untuk Program Beasiswa Cilegon Juare Robinsar-Fajar, Tahun ini Pemkot mengalokasikan Rp 3 miliar untuk kuota 400 mahasiswa penerima Beasiswa Cilegon Juare.
Skema besaran Beasiswa Cilegon Juare yang diberikan, kata Rahmatullah, nilainya bervariatif.
“Kalau skema kita kurang lebih 400 untuk yang sekarang ini Rp 3 miliar, kita skemakan untuk nilainya itu variasi sesuai UKT, tidak flat, tetapi disesuaikan. Ada penunjang biaya pendidikan, contoh UKT Rp 3 juta, kita anggarkan Rp 6 juta, sisanya untuk penunjang biaya pendidikan,” bebernya.
“Jadi variasi, ada yang Rp 4, 6, 8 juta. Tentunya beasiswa untuk mahasiswa di PTN lokal dan luar daerah beda,” pungkasnya. (Ronald/Red)

