20.1 C
New York
Sabtu, Mei 2, 2026
BerandaPeristiwaTekan Sebaran Covid-19 Saat Libur Lebaran, Pemprov Banten Tutup Tempat Wisata di...

Tekan Sebaran Covid-19 Saat Libur Lebaran, Pemprov Banten Tutup Tempat Wisata di Zona Orange dan Merah

-

CILEGON, SSC – Pemprov Banten memutuskan untuk menutup tempat wisata di wilayah kota/kabupaten yang sebaran Covid-19 berzona orange dan merah selama Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijiriah.

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengatakan, jika melihat dari data sebaran covid-19 di Provinsi Banten, terdapat 6 kabupaten/Kota di Provinsi Banten berzona orange yang tergolong wilayah beresiko tinggi. Keenam wilayah itu adalag Kota Cilegon, Kabupaten Serang, Kota Serang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan. Sedangkan untuk wilayah zona kuning yaitu, Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang diizinkan untuk membuka objek wisata namun tetap  mengedepankan protokol kesehatan (prokes).

“Terkait pelarangan mudik di Pemprov Banten, kami (Pemprov Banten) telah berkolaborasi dengan Polda Banten dengan kaitan fungsi koordinasi dan personel yang ada dilapangan,” kata Wagub Banten dalam Pantauan Larangan Mudik Lebaran yang digelar di Dermaga Eksekutif, Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Minggu (9/5/2021).

Sejauh ini, Lanjut Andika, Pemprov Banten dalam mencegah penyeabaran Covid-19 telah memberikan dukungan dengan menyediakan rapid test antigen gratis ditempatkan di Pelabuhan Merak.

Pihaknya dengan telah berkoordinasi dengan Kemenko Perekonomian pada Sabtu (8/5/2020) lalu, sepakat menutup tempat wisata yang berzona orange dan merah.

“Untuk diluar dari zona orange dan merah kami persilahkan buka tapi dengan kapasitas hanya 50 persen dan pelasaknaan protokol kesehatannya betul-betul diperhatikan,” lanjutnya.

Pihaknya kepada pelaku usaha pariwisata di Banten juga telah menyampaikan agar pelaksanaan Prokes saat obyek wisata dibuka dapat benar-benar diperhatikan.  (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2