Puluhan sekuriti dan pekerja kebersihan menyambangi Terminal Eksekutif, Dermaga 6 Premium, Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Senin (1/2/2021). Foto Istimewa

CILEGON, SSC – Puluhan sekuriti dan pekerja kebersihan menyambangi Dermaga Eksekutif, Pelabuhan Merak, Senin (1/2/2021). Mereka menuntut agar PT Indonesia Ferry Property (PT IFPRO) dan PT ISS mempekerjakan kembali 10 orang sekuriti dan pekerja kebersihan yang diputus kontrak kerjanya.

Salah pekerja kebersihan, Jefri Erlando mengatakan, kedatangan para sekuriti dan pekerja kebersihan sebagai bentuk solidaritas terhadap rekan yang diputus kontrak dampak pengurangan tenaga kerja. Mereka ingin rekannya yang diputus kontrak untuk bekerja kembali.

“Ini kita hanya menanyakan, sifatnya kita disini, kerja satu kerja semuanya. Ada Istilah mau ada pengurangan. Dari sekuriti sekitar 4 dan cleaning service 6 orang. Dengan total 10 orang dengan alasan efisiensi, karena Covid-19,” ujarnya saat di Terminal Eksekutif, Dermaga 6 Premium.

Baca juga  2023, Bank Banten Bukukan Laba Rp 26,59 Miliar

Para sekuriti dan pekerja kebersihan tidak mau menandatangani kontrak baru jika rekannya tidak dipekerjakan kembali. Dalam pemutusan kontrak mulai tanggal 1 Februari 2021 tersebut, ada sekitar 4 orang sekuriti dari total 21 orang dan 6 pekerja kebersihan dari total 20 orang, diputus kontraknya.

“Jadi sifatnya kita tidak mau menandatangani kontrak baru sebelum yang diberhentikan, dipekerjakan lagi,” ungkapnya.

“Jadi belum disebutkan. Jadi siapa-siapanya itu kita belum tahu,” ucapnya.

Saat ini para sekuriti dan pekerja kebersihan masih menunggu respon dari PT IFPRO dan PT ISS. Termasuk menunggu keputusan PT ASDP di Pusat.

“Mediasi sudah, tunggu dari pusat. Menunggu dari IFPRO juga. Tadi ketemu dengan pak Tri dari ASDP, keputusannya menunggu dari pusat,” pungkasnya.

Baca juga  2023, Bank Banten Bukukan Laba Rp 26,59 Miliar
Puluhan sekuriti dan pekerja kebersihan menemui perwakilan KSO dari IFPRO-ISS di Terminal Eksekutif, Dermaga 6 Premium, Pelabuhan Merak.

Pantauan Selatsunda.com di lokasi, beberapa jam setelah mendatangi Terminal Eksekutif di Dermaga Premium, sekuriti dan pekerja kebersihan sekitar pukul 13.50 WIB mencari pihak KSO IFPRO-ISS.

Sekuriti dan pekerja kebersihan saat menemui Penanggung Jawab KSO (Kerja Sama Operasi) dari PT IFPRO dan PT ISS, Dharmasyah meluapkan amarah mereka. Mereka tak ingin bernegosiasi dengan KSO IFPRO-ISS tetapi mendesak bertemu General Manajer PT ASDP Merak, Hassan Lessy untuk memenuhi tuntutan membatalkan kontrak baru. (Ronald/Red)