Tenaga medis Kota Cilegon melakukan vaksinasi covid-19 yang digelar oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilegon belum lama ini. Foto : Ronal/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Walikota Cilegon, Helldy Agustian tak menampik sampai saat ini pencapaian vaksinasi di Cilegon masih cukup rendah. Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon, pencapaian vaksinasi hingga saat ini masih diangka 18,7 persen atau sebanyak 68.000 orang yang baru disuntik dosis vaksin.

“Memang hingga saat ini masih banyak warga di Cilegon yang belum di vaksinasi. Dari total 8.000 vial vaksin yang kami (Cilegon) terima, warga yang baru di vaksin sekitar 18,7 persen,” kata Helldy kepada awak media usai ditemui penerimaan bantuan dari PT Herba Tama di ruang rapat walikota Cilegon,” Selasa (27/7/2021).

Untuk itu, kata Helldy, dia sebagai Ketua Satgas Covid-19 Kota Cilegon mengintruksikan seluruh lurah untuk menyelenggarakan vaksinasi kepada masyarakat di setiap wilayah masing-masing.

Baca juga  Miris ! 7 KK di Cilegon Tinggal di Gubuk Beralas Triplek dan Tak Punya MCK

“Sebenarnya kita (Pemkot) mau bikin vaksinator di setiap RW di Cilegon. Tapi saran dari semua lurah agar vaksinasi sendiri digelar di kelurahan. Otomatis, kita mengintruksikan para lurah untuk mencari 2 calon nakes. Minggu ini harus sudah ada calon nakes-nya. Sehingga minggu depan kita tranning dan minggu depan lagi para nakes ini sudah mulai bekerja,” beber Helldy.

Helldy tak menampik, dari jumlah warga Cilegon yang meninggal terpapar Covid-19, sebanyak 94 persen diantaranya mengidap penyakit penyerta. Serta 96,82 persen pasien isolasi mandiri (isoman) yang meninggal dunia karena belum di vaksinasi.

“Kami sih berharap dengan bantuan obat yang diberikan oleh industri dan perusahaan dapat membantu masyarakat yang menjalani isolasi mandiri akibat covid-19,” harapnya. (Ully/Red)