20.1 C
New York
Sabtu, April 18, 2026
BerandaKesehatanWalikota Helldy Putuskan Parkir RSUD Cilegon Dikelola Secara Mandiri

Walikota Helldy Putuskan Parkir RSUD Cilegon Dikelola Secara Mandiri

-

CILEGON, SSC – Walikota Cilegon, Helldy Agustian akhirnya memutuskan untuk menyerahkan parkir Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilegon yang berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dikelola secara mandiri. Di mana sebelumnya, pengelolaan parkir RSUD dikelola oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Cilegon.

Walikota Cilegon, Helldy Agustian mengatakan, RSUD Cilegon bisa mengelola parkir karena telah berstatus BLUD. Artinya RSUD mempunyai kewenangan untuk menunjuk pihak kedua dalam bekerjasama perparkiran.

“Saya menyerahkan BLUD kita untuk mengelola parkir. Harus cepat dilakukan. Penyerahan pengelolaan parkir ini dirasa bagus mengingat untuk membantu manajemen rumah sakit dalam menambah PAD (Pendapatan Asli Daerah) 2021,” kata Helldy dalam sambutan saat Perayaan HUT RSUD Cilegon ke-20 di RSUD, Rabu (5/5/2021).

Helldy menuturkan, saat ini pendapatan yang telah dikelola RSUD Cilegon mengalami penurunan yang luar biasa. Pendapatan pada 2020 yang mencapai Rp 6 Miliar turun jika dibandingkan dengan tahun lalu sebesar Rp 9 Miliar. Sementara di tahun ini, pendapatan baru mencapai Rp 2 Miliar.

Kata Helldy, dengan penurunan ini menjadi perhatian pemerintah agar pendapatan di RSUD Cilegon bisa lebih ditingkatkan.

“Lama-lama semakin menurun dan saya khwatirkan rumah sakit ini justru ditinggalkan masyarakat,” tutur Helldy.

Di tempat yang sama, Plt RSUD Cilegon Meisuri mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Cilegon yang telah mengembalikan perparkiran rumah sakit untuk dikelola secara mandiri.

Menurut Direktur yang disapa Mei, sebagai rumah sakit berstatus BLUD, manajemen berhak untuk mengelola parkir secara mandiri. Hal ini mengingat untuk membantu pendapatan di rumah sakit termasuk pendapatan di segi perparkiran.

“Sebenarnya sebagai BLUD sudah berhak untuk mengelola parkir. Karena itu sebagai pendapatan juga. Pendapatan tidak hanya dari segi pelayanan tetapi bisa didapatkan juga dari pendapatan lain-lain. Seperti pendapatan kerjasama, sewa menyewa, diklat dan parkir. Otomatis dengan parkir ini dikelola secara mandiri oleh kami tentunya akan membantu PAD kami juga,” ujar Mei.

Disinggung apakah RSUD telah bersurat ke Dishub Cilegon, Mei mengaku pihaknya sudah melayangkan surat permohonan agar parkir dapat dikelola oleh manajemen RSUD secara mandiri.

“Kalau bersurat ke Dishub sudah kami serahkan. Kemungkinan minggu dewan saya akan ke sana (Dishub) untuk menanyakan progres penyerahan parkir ke mereka,” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen