20.1 C
New York
Senin, Mei 4, 2026
BerandaPemerintahanWalikota Helldy Soroti Tata Kelola Pasar Kranggot yang Masih Acak-acakan

Walikota Helldy Soroti Tata Kelola Pasar Kranggot yang Masih Acak-acakan

-

CILEGON, SSC – Walikota Cilegon, Helldy Agustian menyoroti kondisi di Pasar Kranggot, Kota Cilegon yang penataannya acak-acakan. Kondisi yang amburadul mulai dari pengaturan jalan yang masih acak-acakan hingga masih banyaknya pedagang berjualan di depan pintu masuk sampai menyebabkan kemacetan lalu lintas.

Walikota Cilegon Helldy Agustian menyayangkan, kondisi Pasar Kranggot yang terbilang tidak nyaman dan aman. Pedagang dalam kondisi itu masih banyak yang berjualan ditempat yang tidak semestinya.

“Pertama dengan kondisi ini perlu ada pengaturan khusus untuk di Pasar Kranggot. Kami nanti akan melakukan diskusi dengan seluruh instansi (Dishub, Satpol PP dan Disperindag) untuk bisa memberikan kenyamanan dan keamanan di Pasar Kranggot. Saya sedih sekali jadinya dengan kondisi ini,” kata Helldy kepada awak media usai Inpeksi mendadak (sidak) di Pasar Kranggot, Senin (9/3/2021).

Dia juga menyesalkan banyaknya auwning dan hanggar yang tidak digunakan oleh para pedagang. Oleh karena itu, dirinya akan mencari langkah strategis menyelesaikan persoalan di Pasar Kranggot.

“Nanti kita akan cari solusinya seperti apa yang terjadi di pasar ini (Kranggot). Karena kasihan juga pedagang yang didalam kalau masih ada pedagang yang berjualan di luar pintu masuk pasar. Jadi perlu ketegasan dari pihak UPTD terkait kondisi yang terjadi di Pasar Kranggot,” lanjutnya.

Dalam hal ini, Helldy pun meminta agar dinas terkait juga memberikan edukasi kepada pihak paguyuban pasar apa saja yang terjadi di pasar di sini.

“Ke depan, nanti kita akan panggil untuk mendengarkan curhatan dari para pedagang di sini (Pasar Kranggot) apa mau mereka. Bila perlu kita harus pun harus mencari solusi untuk para pedagang,” pinta Helldy. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2