20.1 C
New York
Kamis, Januari 1, 2026
BerandaPeristiwaWarga Kota Serang Salat Jumat di Masjid Di Tengah Wabah Covid-19

Warga Kota Serang Salat Jumat di Masjid Di Tengah Wabah Covid-19

-

SERANG, SSC – Majelis Ulama Indonesi (MUI) mengeluarkan Fatwa tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam situasi terjadi wabah Covid-19. Dalam Fatwa Nomor 14 Tahun 2020 yang ditetapkan di Jakarta pada Senin, 16 Maret 2020 lalu dijelaskan, dalam kondisi penyebaran Covid-19 tidak terkendali di suatu kawasan yang mengancam jiwa, umat Islam tidak boleh menyelenggarakan shalat jumat di kawasan tersebut, sampai keadaan menjadi normal kembali dan wajib menggantikannya dengan shalat zuhur di tempat masing-masing.

Pada Jumat (20/3/2020), warga di Kota Serang tetap menjalankan ibadah Salat Jumat. Pantauan di Masjid Baitul Iman yang terletak di Perumahan Ciceri Permai, Kelurahan Sumur Pecung Kota Serang, warga memadati masjid tersebut. Bahkan karena padat, puluhan warga melaksanakan shalat di luar ruangan masjid.

Sang khatib dalam ceramahnya menyinggung tentang pandemi Covid-19 hingga hari ini menghebohkan jagad raya. Dirinya menghimbau agar masyarakat tidak takut dan menyerahkan diri kepada Allah.

“Kematian hanya ada ditangan Allah, karena izin Allah. Kalau beriman terserah Allah,” ujarnya saat diatas mimbar.

Ia menyampaikan, manusia sebagai makluk ciptaan Allah tidak boleh takut kepada sesama ciptaannya melainkan takutlah kepada azab yang akan Allah berikan nanti di hari kiamat.

“Takutlah akan dahsyatnya siksaan Allah nanti di hari kiamat,” terangnya.

Selain Covid-19 sang khatib menjelaskan bahwa semua ciptaan Allah bisa berlaku jahat terhadap manusia.

“Bukan hanya virus yang jahat nyamuk juga jahat tinggal kita meminta berlindung kepada Allah,” ucapnya.

Sang khatib juga sempat memberikan arahan terkait pelaksanaan shalat jumat bagi masyarakat khusunya yang hadir di masjid tersebut.

“Selagi masih ada yang shalat jumat, ikuti bersama mereka, kecuali di suatu tempat tersebut tidak ada satupun masjid yang melaksanakan shalat jumat maka baru diganti dengan shalat dzuhur,” lanjutnya.

Selain itu juga dirinya menghimbau agar tetap menjaga kebersihan agar terhindar dari penyakit yang sedang menjadi perbincangan publik.

“Jaga kebersihan, rajin cuci tangan dan berwudhu,” lanjutnya.

Sementara, salah satu warga yang turut  melaksanakan Salat Jumat di masjid tersebut, Agung Gumelar mengatakan bahwa dirinya pasrah kepada Allah sang pencipta.

“Takut sih, karena memang kan hukumnya wajib ya. Pasrah aja sama Allah. Mau kena mau enggak (Corona) ya terserah Allah,” ujarnya usai shalat jumat. (MG-01)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -