20.1 C
New York
Kamis, April 16, 2026
BerandaPeristiwa1.848 KK di Cilegon Jadi Korban Banjir Bandang dan Tanah Longsor

1.848 KK di Cilegon Jadi Korban Banjir Bandang dan Tanah Longsor

-

CILEGON, SSC – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon mencatat sebanyak 1.848 Kepala Keluarga (KK) terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kota Cilegon yang terjadi pada Senin (4/5/2020), Kemarin. Warga yang menjadi korban banjir ini tersebar di beberapa kecamatan dan kelurahan di Kota Cilegon.

“Total KK yang terdamoak banjir bandang dan longsor sebanyak 1.848 KK yang tersebar di masing-masing kelurahan dan kecamatan,” kata Kepala Seksi Tanggap Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kota Cilegon, Ahmad Mafruh saat dikonfirmasi, Selasa (5/5/2020).

Ia menjelaskan, bencana yang terjadi hmpir merata di 8 kecamatan. Banjir bandang dan longsor terparah terjadi di Wilayah Grogol.

Untuk diketahui, jumlah KK yang terdampak di Kecamatan Grogol tepatnya di Kelurahamln Gerem sebanyak 1 KK dan 5 Jiwa, Kelurahan Rawa Arum 100 KK dan Kelurahan Kotasari ada 550 KK.

Selanjutnya, untuk Kecamatan Citangkil tepatnya di Kelurahan Deringo dan Kelurahan Warnasari ada 55 KK. Kecamatan Purwakarta tepatnya di Kelurahan Kebondalem sebanyak 304 KK.

Sementara Kecamatan Jombang tepatnya di Kelurahan Gedong Dalem, Kelurahan Jombang Wetan, Kelurahan Masigit dan Kelurahan Sukmajaya sebanyak 659 KK serta 385 Jiwa. Kecamatan Ciwandan tepatnya di Kelurahan Kubangsari sebanyak 179 KK dan Kecamatan Pulomerak tersebar di Kelurahan Mekarsari.

“Jika dilihat dari jumlahnya, lokasi yang paling parah akibat banjir bandang dan longsor ini terjadi di Kecamatan Grogol,” ujar Mafruh.

Mafruh mempredikasi, pada Selasa (5/5/2020) pagi, genangan air di seluruh kecamatan sudah surut dan warga sudah kembali ke rumah masing-masing.

“Kalau di pengungsian tidak ada, kita sediakan dapur umum, ada dua, dari BPBD Provinsi dan Kota Cilegon,” katanya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini