Walikota Cilegon, Helldy Agustian didampingi Kepala Dinas Kesehatan Cilegon, Ratih Purnamasari saat memantau vaksinasi bagi ibu hamil di Puskesmas Cibeber,” Rabu (8/9/2021). Foto Istimewa

CILEGON, SSC – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon menyatakan, angka kematian ibu hamil (bumil) selama pandemi Covid-19 berlansung tercatat sebanyak 19 orang. Dari jumlah tersebut, 13 orang diantaranya meninggal akibat terpapar Covid-19.

“13 ibu hamil yang meninggal dunia  terpapar Covid-19 karena belum mendapatkan suntikan vaksin,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon Ratih Purnamasari  kepada Selatsudna.com saat pelaksanaan vaksinasi ibu hamil di Puskesmas Cibeber, Rabu (8/9/2021).

Ratih menambahkan, untuk mengantisipasi resiko meninggal dunia kepada ibu hamil, Pemkot Cilegon melakukan vaksinasi kepada 40 ibu hamil wilayah Cibeber. Vaksinasi yang diberikan untuk ibu hamil menggunakan vaksinasi Pfizer dan Moderna.

“Vaksin Pfizer dan Moderna sangat aman untuk ibu hamil, menyusui dan melahirkan.  Vaksin bagi ibu hamil dimulai pada 6-10 September 2021 mendatang untuk dosis pertama,” tambah Ratih.

Baca juga  Ribuan UMKM di Cilegon Belum Kantongi Sertifikat Halal

Sementara itu, Walikota Cilegon Helldy Agustian mengapresiasi kegiatan vaksinasi untuk ibu hamil ini. Vaksinasi untuk ibu hamil ini guna menekan kematian ibu hamil akibat terpapar covid-19.

“Saya sangat mengapresiasi antusias ibu hamil yang melakukan vaksinasi covid-19 di Cibeber. Dengan vaksinasi ini, bisa menekan tingginya penularan covid-19 di Kota Cilegon,” ujarnya.

Salah satu peserta vaksinasi ibu hamil, Siti Masitoh mengaku cukup terbantu dengan vaksinasi covid-19 untuk ibu hamil.

“Aman enggak ada efek apa-apa. Yang penting kan saya sehat dan anak di perut juga sehat tanpa terpapar covid-19,” pungkasnya. (Ully/Red)