SERANG, SSC – Sebanyak 14.560 tenaga kesehatan (Nakes) dan petugas lapangan di Provinsi Banten akan vaksin covid-19. Rencanaya vaksin covid-19 akan digelar pada Kamis (14/1/2021) mendatang dari jadwal yang sudah ditentukan pada Jumat (22/1/2021).
“Pak Jokowi meminta pelaksanaan 14 Januari untuk dilakukan vaksin di tahap pertama. Jadwal penyuntikan ini dipercepat dari tanggal yang sudah ditentukan,” kata Wakil Gubernur Banten, Andika Harzumy kepada awak media usia memeriksa vaksin Covid-19 di Gedung penyimpan vaksin, Senin (4/1/2021).
Andika menjelaskan, untuk pendistribusian vaksin ke 8 kabupaten kota rencanaya akan dilakukan pada, Senin (11/1/2021) mendatang. Dengan pembangian kuota masing-masing wilayah.
“Berbeda-beda (jumlah kuota vaksin), melihat jumlah penduduk di daerah,” jelasnya.
Masih kata Andika, sebanyak 4 ribu nakes di Banten dinyatakan batal untuk di vaksin. Pembatalan vaksin lantaran memiliki penyakit penyerta (Komorbid).
Senada dengan Wakil Gubernur Banten, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Banten, Ati Pramudji H menjelaskan, sebanyak 5.000 orang vaksinator (pemberi vaksin) tengah mengikuti pelatihan vaksin. Usai mengikuti pelatihan, 5.000 vaksinator tersebut akan disebar ke masing-masing kota/kabupaten di Banten.
“Usai mengikuti pelatihan, setiap kota/kabupaten akan menerima SMS (Short Message Service) yang akan dikirim oleh Pemerintah Pusat yang berisi tentang jumlah vaksin yang akan diterima,” ujar Ati.
Usai vaksin tahap pertama dilakukan, kata Ati, pemerintah juga akan melakukan vaksin tahap kedua yang rencanaya akam digelar pada Maret mendatang. Adapun, tahap kedua ini diperuntuhkan untuk kantor pelayanan publik.
“Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi mengenai pemberian vaksin, dapat mengakses aplikasi PeduliLindungi yang dapat di unduh melalui Playstore ataupun AppStore.
Pada aplikasi ini, akan nampak terlihat berapa jumlah tenaga kesehatan yang menerima vaksin imo. Kami juga akan lakukan sosialisasi juga ke masyarakat,” pungkasnya. (SSC-03/red)

