20.1 C
New York
Kamis, April 30, 2026
BerandaHukrim46 Anak Jadi Korban Pelecehan Seksual di Cilegon

46 Anak Jadi Korban Pelecehan Seksual di Cilegon

-

CILEGON, SSC – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Cilegon mencatat sejak 2019 hingga Febuari 2021 setidaknya ada 46 anak menjadi korban pelecehan seksual.

Kepala DP3AKB Kota Cilegon Heny Anita Susila menjelaskan dari 8 kecamatan yang ada di Kota Cilegon, kasus pelecehan seksual anak paling dominan berada di wilayah Kecamatan Jombang.

“Jadi Kecamatan Jombang yang terbanyak. Kebanyakan, pelaku ini merupakan teman, pacar maupun paman dari korban tersebut,” kata Heni kepada awak media ditemui di Kantor Walikota Cilegon,” Senin (15/3/2021).

Maraknya kasus tersebut saat ini, sambung Heni, tidak lepas karena kondisi pandemi  Covid-19. Di mana anak dimasa pandemi, kerap menyalahgunakan telepon genggam untuk perilaku menyimpang.

“Jadi kebanyakan kasus pelecehan seksual ini disebabkan oleh pademi covid-19. Karena selama pademi, anak-anak hampir setiap hari menggunakan handphone. Sedangkan handphone menjadi salah satu penyebab kasus pelecehan seksual tersebut,” terang dia.

“Kita sebagai pemerintah sudah berupaya maksimal, tapi kita butuh bantuan orang tua untuk mengawasi aktivitas anak,” ucapnya.

Ia menyatakan, pihaknya untuk menekan kasus pelecehan seksual anak telah melakukan pendampingan terhadap korban. Upaya itu dilakukan dengan cara memberikan trauma healing maupun bantuan hukum.

Selain upaya tersebut, harap dia, pengawasan dari orangtua dapat ditingkatkan. Menurutnya, peran tersebut sangat penting agar perilaku anak tidak menyimpang.

“Kami meminta agar kontrol dari orang tua lebih dimaksimalkan kembali. Sebab, sejauh ini, orang tua terlalu sibuk dengan aktivitasnya sehingga lupa mengkontrol anak saat menggunakan smartphone,” imbaunya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2