Kepala Bidang Pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan dan Upaya Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Cilegon Febri Naldo. Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon mencatat ada 5.429 orang yang mengalami obesitas. Mayoritas warga yang mengalami obesitas berusia 45-59 tahun sebanyak 2.060 orang.

Kepala Bidang Pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan dan Upaya Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Cilegon Febri Naldo mengatakan, berdasarkan data rekaptulasi obesitas Kota Cilegon 2023 dari 9 puskesmas di Kota Cilegon terbanyak di Kecamatan Grogol ada 886 orang, Kecamatan Jombang sebanyak 706 orang, Kecamatan Citangkil II ada 664 orang.

“Indikator terjadinya warga obesitas ini karena pola makan yang buruk, kurangnya aktivitas yang dilakukan namun konsumsi makanan yang berlebihan sehingga mengakibatkan makananan yang dimakan berubah menjadi otot dan lemak,” kata Febri Naldo  kepada Selatsunda.com ditemui di Kantor Walikota Cilegon, Rabu (26/7/2023).

Baca juga  Tingkatkan Retribusi, Perusahaan yang Gunakan  Tenaga Kerja Asing di Cilegon Dikumpulkan

Febri menambahkan, dilihat dari jenis kelamin, jenis kelamin laki-laki mayoritas tertinggi yang mengalami obesitas. Meski demikian, sampai saat ini belum ada warga yang mengidap obesitas yang meninggal dunia.

“Penyakit yang akan diderita bagi pasien obesitas, yakni, penyakit kencing manis, penyakit diabetes. Ini membuat fungsi prankeas tidak bisa merubah kadar klukosa menjadi glikogen. Bahkan, obesitas ini bisa menyebabkan penyakit jantung dan hipertensi,” tambah Febri.

Untuk itu, Febri berpesan kepada warga Cilegon untuk tetap menjadi pola hidup sehat (tidur teratur, pola makan yang seimbang dengan makan sayur, protein dan ikan.

Dalam hal kesehatan, jangan datang pada saat ada keluhan saja. Cek kesehatan penyakit tidak menular secara rutin, kalau bisa sebulan sekali. sehingga segala penyakit dapat diminimalisasi sedini mungkin dengan penanganan yang tepat dan sesuai. Usahakan berobat di stadium awal,” pungkasnya. (Ully/Red)