Walikota Cilegon, Edi Ariadi bersama Wakil Walikota Cilegon, Ati Marliati meninjau perekaman e-KTP di Aula Kantor Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Selasa (21/7/2020). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil (DKCS) mencatat hingga saat ini sebanyak 9.000 pemilih pemula di Kota Cilegon belum memiliki E-KTP. Kondisi tersebut mendorong DKCS menjemput bola untuk melakukan perekaman menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Cilegon 2020.

Demikian disampaikan Kepala DKCS Cilegon Hayati Nufus usai kegiatan Percepatan Perekaman KTP-el Bagi Usia Wajib (Usia Pemilih Pemula) yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Cibeber,” Selasa (21/7/2020).

“Kalau dilihat dari data memang ada 9.000 pemilih pemula yang belum memiliki E-KTP. 9.000 pemilih pemula terdiri dari usai 17-19 tahun sebanyak 9.000 dan usia 17-18 tahun sebanyak 7.000 orang,” katanya kepada media.

Nufus menyatakan, pemilih yang belum memiliki e-KTP tersebar di 8 kecamatan di Kota Cilegon. Namun yang paling banyak diantaranya ada di Kecamatan Cibeber, Kecamatan Ciwandan, Kecamatan Citangkil dan Kecamatan Purwakarta.

Baca juga  Penjabat Sekda Nanang Yakin Pendistribusian Vaksin Covid-19 di Serang Aman

“Empat kecamatan yang paling banyak penduduknya. Dan kami optimis semua pemilih pemula memiliki e-KTP. Dan kami targetkan pada 21 September 2020 sebelum Pilkada semua pemilih pemula dapat dapat KTP-el,” ujar Nufus.

Ia menyatakan, pihaknya agar pemilih bisa mendapatkan E-KTP akan melakukan perekaman secara serempak di masing-masing kecamatan di Kota Cilegon. Untuk pilot project dilakukan di Kecamatan Cibeber.

“Dalam kondisi pademi Covid-19 (Virus Corona) kami tetap mengedepankan protokol kesehatan. Perekaman e-KTP akan dibagi dalam dua sisi. Sisi pertama dilakukan pada pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB. Dan sisi kedua dilakukan pada pukul 13.00 WIB hingga 16.00 WIB. Per hari kita targetkan 50 pemillih pemula yang melakukan perekaman e-KTP,” tambah Nufus.

Baca juga  Akhir 2020, Perda Penanggulangan Covid-19 di Kota Cilegon Disahkan

Sementara, Walikota Cilegon Edi Ariadi pihaknya optimis pemilih pemula di Kota Cilegon mencapai 9.000 pemilih pemula telah memiliki e-KTP.

“Optimis lah 9.000 pemilih pemula punya e-KTP. Apalagi kan kemarin kita (Pemkot Cilegon) minta tambahan blangko ke Dirjen Kependudukan dan alhamdulilah di kasih penambahan oleh Dirjen,” jelas Edi.

Edi berpesan agar keterlibatan lurah dan camat di se-Kota Cilegon bisa bekerja sama untuk melakukan sosialisasi dan informasi kepada warga untuk melakukan perekaman

“Lurah dan camat musti bergerak mensosialiasikan perekaman ini. Dan mudah-mudaham sebelum Pilkada 2020 udah selesai. Karena pemilih pemula mempunya hak untuk memilih bacalon walikota dan wakil walikota Cilegon,” pungkasnya. (Ully/Red)