SERANG, SSC – Pemerintah Kota Serang membutuhkan bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Banten untuk menunjang Pembangunan di Kota Serang. Untuk memenuhi itu, Pemkot Serang membutuhkan anggaran bantuan keuangan pada 2020 sebesar Rp 120 miliar.
Walikota Serang, Syafrudin menyatakan, dari dana Bankeu Provinsi Banten sebesar Rp 40 miliar pada tahun lalu ada sekiranya 4 pembangunan yang difokuskan. Salah satunya menyangkut pembangunan infrastrurktur fisik.
“Pengalokasian kemarin itu kurang lebih Rp 40 miliar itu untuk di fisik, infrastruktur. Yang pertama infrastruktur di Kota Serang, kemudian juga KPW, kawasan penunjang, pendidikan dan kesehatan. Jadi ini saja 4 alokasi yang besar,” kata Syafrudin ditemui usai Tabliqh Akbar Syi’ar Muharram 1441 H di Pusat Pemerintahan Kota Serang, Selasa (1/10/2019).
Syafrudin menjelaskan, bankeu tersebut sangatlah dibutuhkan karena Kota Serang merupakan Ibu Kota Provinsi Banten. Ia juga menyatakan, hampir seluruh pembangunan yang berkaitan dengan pemerintahan berpusat di Kota Serang.
“Karena Kota Serang ini sebagai Ibu Kota Provinsi Banten, kemudian perkantoran Provinsi Banten ada di Serang, rumah gubernur ada di Serang, rumah wakil gubernur di serang, semua tertumpu di Kota Serang,” terangnya.
Dia berharap, pengalokasian Bankeu untuk Kota Serang dapat disetujui jika nanti diajukan. Besaran bankeu, harap dia, dapat disetujui tiga kali lipat dari tahun sebelumnya.
“Semuanya ke infrastruktur, baik kesehatan, pendidikan maupun jalan-jalan. Kekumuhan, persampahan, hanya itu-itu saja. Dan kpw, pasti ya,” tuturnya.
Sementara, Kepala Bappeda Kota Serang, Nanang Saefudi saat dihubungi belum merespon lebih jauh.
“Saya sedang rapat,” ujarnya lewat pesan whatsapp.(Ronald/Red)

