CILEGON, SSC – Polres Cilegon mulai melakukan pemetaan daerah yang rawan terjadinya konflik jelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2019 yang akan diselenggarakan pada Minggu, 3 November 2019 secara serentak di Kabupaten Serang.
Kapolres Cilegon, AKBP Risky Agung Prakoso mengatakan, ada 5 kecamatan yang menjadi atensi Polres Cilegon terkait pengamanan Pilkades di Kabupaten Serang. Kelimanya yakni Kecamatan Mancak, Cinangka, Anyer, Bojonegara dan Pulo Ampel. Dari 28 desa di lima wilayah itu, kata Kapolres, pengamanan akan ditingkatkan khususnya di Bojonegara dan Pulo Ampel karena berpotensi rawan konflik.
“Memang ada sekitar 2 atau 3 desa yang cukup rawan di daerah Kecamatan Puloampel dan Bojonegara. Kita masih klasifikasikan itu cukup rawan,” ujar Kapolres dikonfirmasi, Jumat (25/10/2019).
Meski demikian, sambung Kapolres pengamanan di daerah lain juga akan tetap ditingkatkan.
“Meskipun di tempat lain kita tidak underestimate tetap akan kita pastikan tidak ada eskalasi, kita mengajak kepada seluruh pihak untuk membantu berperan serta dalam pengamanan,” tuturnya.
Agar pilkades berjalan lancar, Polres menerjunkan sekitar 700 personel dibantu juga oleh BKO Brimob Polda Banten dan Kodim 0623 Kota Cilegon. Pihaknya berharap pilkades di Kabupaten Serang dapat berjalan tanpa kendala. Ia pun mengimbau agar masyarakat turut serta menjaga pelaksanaan pilkades tetap aman dan lancar.
“Tentunya Polri dalam hal ini Polres Cilegon dan Polda Banten peran serta dari seluruh pihak untuk turut serta mensukseskan pilkades Kabupaten Serang 2019. Sampaikan aspirasi saudara dengan cara yang elegan dan saling menghormati,” harapnya. (Ronald/Red)

