SERANG, SSC – Puluhan massa Organisasi Masyarakat (Ormas) yang tergabung dalam Koalisi Perubahan Pembangunan Banten (KP2B) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B). Aksi yang digelar ini sebagai bentuk kekesalan terhadap Gubernur Banten yang dituding mengkondisikan para pemenang lelang dalam mengarap proyek-proyek yang ada di Banten.
Koordinator Lapangan KP2B, Erwin mengaku, pihaknya menerima banyak informasi jika terdapat indikasi kecurangan dan nepotisme yang diduga dilakukan oleh Gubenur Banten, Wahidin Halim dan juga jajaran pejabat di Pemprov Banten. Salah satu dugaan indikasi kecurangan, yakni proyek sport center.
“Kami mendapatkan isu maupun masukan dari masyarakat bahwa ada kegiatan proyek sport center yang diindikasikan adanya kecurangan dan nepotisme,” kata Erwin kepada awak media di KP3B,” Jumat (15/11/2019).
Dia menuding, proyek sport center sebesar Rp 983 miliar disinyalir telah ditetapkan pemenang proyek. Padahal, proyek itu baru mulai dilelangkan.
“Kegiatan sport center baru ditayangkan belum ada pemenangnya, tapi kita dapat data, dari isu-isu yang kita dapat bahwa perusahaan PT. PP telah dimenangkan atau sebagai sudah sebagai flotan sudah di seting sebagai pemenang untuk kegiatan sport center dan kita akan kawal terus. Tuturnya.
Selain diduga Gubernur Banten, sambung Erwin, salah satu kepala dinas di Pemprov Banten disinyalir turut ikut terlibat pada kecurangan proyek lelang tersebut.
“Ketua pokja dan Kepala Disperkim ikut terlibat” sambungnya.
Ia menegaskan, jika isu tersebut benar maka pihaknya akan membawa kasus tersebut ke ranah hukum.
“Kami mendesak agar proses lelang harus lebih transparan. Tidak ada lagi kong kalikong dan menuntut kepada mereka bila memang terjadi adanya kami akan seret mereka ke ranah hukum,” tegasnya.
Oleh karena itu, pendemo meminta agar Gubernur Banten dapat memanggil para pejabat untuk dapat bertemu langsung dengan para pendemo.
“Kita minta agar Gubernur Banten dapat memanggil mereka (Kepala Disperkim, Kepala ULP dan pejabat lain untuk langsung berhadapan dengan kami,” pungkasnya. (MG-01)

