CILEGON, SSC – Kabar berseliwiran di kalangan ASN Kota Cilegon terkait Lelang 5 Jabatan Eselon II yang dibuka Pemkot melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Cilegon. Dari pengumuman lelang lima jabatan yang dipublikasi berbagai media, terdapat 1 lelang jabatan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) yang memunculkan tanda tanya besar di kalangan ASN.
Salah seorang ASN mengaku cukup aneh dengan dibukanya lelang jabatan khusus terkait jabatan Kadishub. Posisi lelang Kadishub dibuka namun saat ini jabatan itu diketahui masih diisi oleh Andi Afandi.
“Di pengumuman itu kan ada 5 lelang jabatan yang dibuka, dibaca ada lelang jabatan Kadishub. Kan pak Andi masih menjabat sekarang, makanya banyak di ASN ramai ngomongin itu,” ujar ASN yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (16/11/2019).
Baca : Komisi III DPRD Cilegon Pertanyakan Kinerja Dishub Kelola Retribusi Parkir Tepi Jalan
Sebagai seorang ASN, kata dia, lelang jabatan kadishub memunculkan polemik. Karena posisi itu saat ini masih diisi pejabat.
“Denger-denger mah, masalah soal hearing di Dewan kemarin itu. Tahu bener, tahu nggak, pimpinan (Walikota Cilegon Edi Ariadi) marah,” ujarnya.
Untuk diketahui, Pemkot melelang 5 jabatan eselon II berdasarkan Surat Pengumuman Nomor : 800/06/Pansel/XI/2019 tentang Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintahan Kota Cilegon.
Kelima jabatan diantaranya Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR), Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub).
Baca juga : Pengisian Jabatan 5 Pejabat Eselon II Pensiun di Cilegon Akan Dilelang
Sementara pada pemberitaan sebelumnya, ada lima pejabat Eselon II yang telah habis masa jabatan atau pensiun diantaranya Kepala DPUPR, Nana Sulaksana, Kepala Dikdukcapil, Sholeh, Staf Ahli Walikota, Yahya Bae, Kadindik, Muhtar Gojali dan Direktur RSUD Cilegon, Zainoel Arifin.
Kepala Dishub Cilegon, Andi Afandi yang coba dihubungi soal itu masih belum dapat terkonfirmasi. Panggilan telepon yang dituju juga belum direspon.
Begitu juga, Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Sari Suryati yang coba dihubungi masih belum mengangkat panggilan telepon yang dituju. Pesan pendek juga masih belum dibalas. (Ronald/Red)

