20.1 C
New York
Sabtu, Mei 2, 2026
BerandaPeristiwaRibuan Jiwa di 23 Desa di Kabupaten Serang Terdampak Banjir, Korban Butuh...

Ribuan Jiwa di 23 Desa di Kabupaten Serang Terdampak Banjir, Korban Butuh Penyedot Air

-

SERANG, SSC – Korban banjir yang terjadi di wilayah Kabupaten Serang kembali bertambah. Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Serang mencatat ratusan KK (kepala keluarga) terdampak banjir. Saat ini, ribuan KK dari 23 desa di 9 Kecamatan di wilayah Kabupaten Serang menjadi korban banjir.

Pelaksana Harian Koordinator Crisis Center BPBD Kabupaten Serang, Joni Efendi, mengatakan, berdasarkan data yang dimiliki BPBD Kabupaten Serang, lokasi banjir di Kabupaten Serang terdapat di 23 desa.
Diantarnaya di Kecamatan Kragilan sebanyak 3 desa, Kecamatan Ciruas 6 desa, Kecamatan Kibin 4 desa, Kecamatan Tanara  3 desa. Untuk di Kecamatan Pontang 5 desa, Kecamatan Carenang 1 desa, Kecamatan Tirtayasa  2 desa, Kecamatan Binuang 2 desa, dan Kecamaran Lebakwangi 1 desa.

“Sebelumnya kan pada, Sabtu (1/2/2020) Korban jiwa akibat banjir ini hanya 6 kecamatan saja yang terdampak. Namun, karena intensitas curah hujan yang tinggi, terjadi penambahan menjadi 23 desa,” kata Joni kepada Selatsunda.com dikonfirmasi, Minggu (2/2/2020).

Ia menyatakan, salah satu penyebab terjadinya banjir di beberapa titik di Kabupaten Serang, lantaran, meluapnya air hujan di aliran sungai Ciujung dan drainase yang buruk sehingga tidak dapat tertampung.

“Yah karena di Sungai Ciujung jebol ditambah drainase yang buruk maka air meluap hingga ke rumah warga,” tambahnya.

Joni mengungkapkan, untuk ketinggian banjir mencapai 50-70 centimeter. Satu wilayah di Perumahan BCP (Bumi Ciruas Permai) 2 paling banyak terdampak dan memilih mengungsi.

“Akibat ketinggian banjir ini, warga di Perumahan BCP tepatnya di Blok G3 tepatnya 700 jiwa dan BKR mencapai 450 jiwa telah mengungsi di tenda-tenda darurat,” ungkapnya.

Menurutnya, saat ini pengungsi sangat membutuhkan bantuan logistik dan alat penyedot air berupa Alkon serta mendesak adanya pembuatan saluran dan penutupan jalur air (membuat bendungan) agar kondisi air bisa stabil.

“Untuk bantuan sembako dari dinas terkait sudah tiba di warga yang berada di tenda darurat,” ucapnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -DEWAN 2