CILEGON, SSC – Persoalan banjir maupun bencana yang terus terjadi di Kota Cilegon menjadi perhatian bagi orang nomor satu di Kota Cilegon. Bahkan, dalam kondisi ini, Wlaikota Cilegon, Edi Ariadi meminta seluruh kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) harus siap sedia memantau seluruh titik lokasi yang berpotensi bencana di Kota Cilegon.
“Kepala OPD, lurah dan camat harus standby dan pantau sedetil mungkin wilayahnya. Jangan meninggalkan tempat jika tidak melakukan perjalanan yang sangat prinsip,” kata Edi dalam sambutanya di Apel Pagi Bersama Awal Bulan di Halaman Kantor Walikota Cilegon,” Senin (3/2/2020).
Ia menambahkan, jika kepala OPD, camat maupun lurah hendak meninggalkan daerah atau DL (dinas luar) maka mereka harus mendapat izin dari walikota.
“Intinya harus standby enggak boleh kemana-mana. Kalau mereka DL atau apa harus mendapatkan surat izin dari walikota. Jangan nanti mereka (kepala OPD, camat dan lurah) keluar tanpa izin saya, nanti yang repot saya juga kalau minta data bencana,” tambah Edi.
Menurutnya, Pemkot Cilegon sangat serius dalam mengatasi bencana banjir maupun bencana lain yang sering terjadi di titik di Kota Cilegon saat ini.
“Kita sangat konsen dalam mematau potensi banjir di Cilegon,” ujarnya. (Ully/Red)

