20.1 C
New York
Selasa, Juni 16, 2026
BerandaPemerintahanRibuan Guru PAUD di Cilegon Bakal Dapat Tambahan Honor

Ribuan Guru PAUD di Cilegon Bakal Dapat Tambahan Honor

-

CILEGON, SSC – Rencana Pemerintah Kota Cilegon untuk mensejahterakan 1.180 guru PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) di Kota Cilegon harus diapresiasi. Pasalnya, melalui Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon akan memberikan tambahan honor untuk ribuan guru PAUD tersebut. Saat ini, Dindik Cilegon tengah menyusun startegi khsusu dengan 140 yayasan dalam membantu kesejahteraan para guru PAUD di Kota Cilegon.

Kepala Dinas Pendidikan Cilegon, Ismatullah menyadari jika kesejahteraan para guru PAUD saat ini masih memprihatinkan dengan gaji Rp 350 ribu per 3 bulan. Oleh sebab itu, Dindik akan meminta kepada ratusan yayasan untuk membantu dalam mensejahterakan nasib ribuan guru honorer.

“Memabg benar honor guru PAUD saat ini masih belum dikatakan sejahtera. Baru naik Rp 150 ribu dari Rp 350 ribu menjadi Rp 450 ribu. Nanti bapak instruksikan kepada 140 yayasan di Cilegon untuk membantu pemerintah dalam mensejahterakan nasib mereka (guru PAUD). Minimal, para yayasan ini bisa memberikan intensif kepada guru PAUD,” kata Ismatullah kepada Selatsunda.com ditemui di acara Sarasehan Akbar Gerakan  PTK PAUD Berkualitas di Asa Sport Center, Kota Cilegon, Jumat (21/2/2020).

Ditambahkan Ismatullah, Dindik guna meralisasikan rencana itu terlebih dulu akan mengaktifkan MPS (Musyawarah Perguruan Swasta) dan Dewan Pendidikan. Karena dengan upaya itu sebagai modal dasar dindik dalam menyusun regulasi.

“Selama ini kan MPS dan Dewan Pendidikan gak pernah aktif. Jadi, saya aktifkan dulu. Dengan aktifnya kedua ini, kita (Dindik Cilegon) tidak tersandung masalah dalam menyusun regulasi,” tambahnya.

Lebih lanjut, kata Ismatullah, dari 1.180 guru PAUD di Cilegon,Pemkot Cilegon telah memberikan honor kepada 908 guru PAD dengan honor sebesar Rp 450 ribu per triwulan.

“Dari APBD 2020, kami (Dindik Cilegon,red) sudah memberikan honor untuk 908 guru PAD sebesar Rp 450 ribu. Dan masih tersisa 280 guru PAUD yang belum terima honor dari alokasi APBD. Mereka belum terima honor karena lama mengajar belum capai 2 tahun. Karena dalam aturan untuk dapag honor ini masa mengajar selama 2 tahun,” ujarnya.

Sementara, Ketua PAUD Cilegon, Ketua Himpaudi Umum Kota Cilegon Eti Kurniawati mengapresiasi dan mendukung langkah dindik merencanakan kenaikan honor untuk para guru PAUD.

“Alhamdullilah senang banget. Karena mereka (Guru PAUD) hanya menerima honor Rp 350 ribu. Nah, kalau ada rencana Dindik untuk mengundang yayasa dengan menambah honor para guru honor itu luar biasa dan saya pribadi sangat mendukung,” pungkas Eti. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini