Kepala KPw BI Banten Erwin Soeriadimadja menyampaikan sambutannya kepada para awak media yang tergabung dalam Pokja Wartawan Ekonomi Banten dalam acara Capacity Building Pelatihan Penisan Berita Ekonomi Wartawan Provinsi Banten yang digelar di salah satu hotel di Bogor, Jumat (21/2/2020). Foto Elfrida Ully Artha/Selatsunda.com

BOGOR, SSC – Kantor Perwakilan Wilayah (KPw) Bank Indonesia (BI) Banten menggelar Capacity Building Pelatihan Penulisan Ekonomi Wartawan Provinsi Banten dengan mengajak para wartawan dari berbagai media cetak dan elektronik di Banten, dimulai Jumat (21/2/2020) hingga Minggu (23/2/2020). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas menulis berita-berita ekonomi, khususnya perbankan.

Kepala KPw BI Banten Erwin Soeriadimadja mengatakan, tujuan digelarnya kegiatan Capacity Building bagi wartawan ekonomi di Banten ini sebagai bentuk upaya yang dilakukan dalam menciptakan para jurnalis yang profesional dan mampu bersaing dengan media nasional lainnya. Sehingga media-media di Banten khususnya wartawan Ekonomi mampu menciptakan karya jurnalistiknya dalam pemberitaan ekonomi.

“Kami berkeinginan agar media di Banten khsusunya wartawan ekonomi di Banten dapat bersaing dengan media nasional lainya. Kami (BI Banten) akan fokus bagimana wartawan ekonomi di Banten dalat sejajar dengan wartawan ekonomi di nasional,” kata Erwin kepada awak media dalam sambutanya.

Erwin memaparkan, dalam waktu dekat ini, Bank Indonesia Banten akan menggelar berbagai even yang tentunya membutuhkan peran media. Yaitu, kegiatan Qris, Pariwisata Forum dan kegiatan KKI.

Untuk kegiatan Qris, lanjut Erwin, sebagai bentuk meningkatkan unruk akselerasi Qris dan elektronifikasi di Banten. Dalam kegiatan ini Bank Indonesia akan menggandeng sejumlah komunitas yang ada di Banten. Sementara untuk Pariwisata Forum, bertujuan untuk meningkatkan pariwisata di Banten dengan bekerjasama dengan Pemprov Banten serta kota/kabupaten di Banten.

Selanjutnya, kegiatan KKI, Erwin menyebut pihaknya akan menggelar UMKM ekspo.

Dalam kegiatan ini BI akan melibatkan UMKM binaan oleh internal atau pemerintah provinsi dan kabupaten/ kota. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here