20.1 C
New York
Minggu, Mei 3, 2026
BerandaPeristiwaKasus Pembunuhan Anak di Jakarta, DP3AKB Cilegon Minta Orangtua Selektif Tontonan Anak

Kasus Pembunuhan Anak di Jakarta, DP3AKB Cilegon Minta Orangtua Selektif Tontonan Anak

-

CILEGON, SSC – Kasus gadis remaja membunuh anak usia 6 tahun di Jakarta menjadi perhatian publik tak terkecuali di Cilegon. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Cilegon, Heni Susila pun turut mengomentarinya.

Ia sangat menyesalkan kasus tersebut dipicu oleh tontonan film. Sepatutnya pun, Ia menyarankan agar para orangtua untuk lebih teliti, selektif serta mengawasi dengan ketat film atau video yang ditonton anak.

“Jadi jika kita salah memberikan tontonan ke anak maka, apa yang ditonton pun akan cepat dilakukan oleh anak tersebut. Sama halnya mungkin yang dilakukan oleh anak 15 tahun di Jakarta Pusat itu, yang tega membunuh tetangganya usia 5 tahun karena terinspirasi dari film – film yang sifatnya pembunuhan, horror dan lain sebagainya,” sambung Heni,” kata Heni ditemui Jambore Kader Posyandu yang digelar di Alun-Alun Kota Cilegon,” Selasa (10/3/2020).

Ia menyatakan, pengawasan orangtua terhadap anak dengan hal-hal yang ditonton harus dalam pengawasan. Pasalnya, saat orangtua salah memberikan tontonan kepada anak, tentunya akan berdampak pada motorik anak tersebut.

Sebagai OPD yang menanungi permasalahan anak, kata Heni, DP3AKB telah memiliki UPTD baru yang bertujuan untuk memberikan bimbingan Keluarga dan Advokasi. Unit yang dinamai Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) akan mengurusi anak dan orangtua yang bermasalah dalam keluarga.

“UPTD itu sifatnya adalah menerima konsultasi, bimbingan, advokasi, dan edukasi terhadap keluarga yang bermasalah, baik itu anak maupun orang tua,” ungkapnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -DEWAN 2